Home Hukum 500 Pimpinan Pondok Pesantren Minta Jaksa dan Hakim Tahan Ahok

500 Pimpinan Pondok Pesantren Minta Jaksa dan Hakim Tahan Ahok

Publik-News.com – Sekitar 500 pimpinan Pondok Pesantren dari seluruh Indonesia menggelar pertemuan di Gedung Menara Da’wah, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (14/12/2016). Sejumlah isu kekinian dibahas dalam forum yang tergabung dalam Badan Kerjasama Pondok Pesantren Indonesia (BKSPPI).

Kasus penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahja Purnama alias Ahok salah satu yang dibahas dalam forum ini. BKSPPI diketuai oleh KH. Ahmad Kholil Ridhwan dan Prof. Dr. KH. Didin Hafifuddin, MS sebagai Ketua Dewan Pembina.

BKSPPI mendukung langkah Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI terus melakukan pengawalan terhadap pengadilan kasus Ahok hingga tuntas, transparan dan mencerminkan keadilan

“Berkaitan dengan kasus penistaan Al-Quran (QS. Al Maidah ayat 51) yang dilakukan Basuki Tjahja Purnama alias Ahok yang kini sedang memsuki masa persidangan, BKSPPI meminta kepada para jaksa dan para hakim, agar menuntut dan menghum penista agama dengan hukuman yang maksimal sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia,” kata KH. Kholil

Diketahui, sidang perdana kasus penistaan agama untuk tersangka Ahoksudah digelar di Pengadilan Negeri, Jakarta Pusat, Selasa (13/12/2016). Ahok didakwa melakukan penodaan agama oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung. Ahok dituntut dengan pasal alternatif.

Pasal alternatif yang disangkatan itu adalah, Pasal 156 a KUHP yang ancaman hukuman lima tahun penjara, dan Pasal 156 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. (HR)

Comment