Ada Perintah Salat Menghadap Matahari, MUI Turun Tangan

Ada Perintah Salat Menghadap Matahari, MUI Turun Tangan

SHARE

Publik-News.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumedang akhirnya turun tangan untuk menyelesaikan persoalan aliran sesat yang memerintahkan salat menghadap matahari.

MUI kemudian memediasi pimpinan aliran sesat itu, Elah dengan warga yang merupakan orang tua murid warga Kampung Bojong, Desa Cipacing, Sumedanng.

“Penanganannya sudah sampai surat keputusan, pemberhentian kegiatan pembaiatan (syahadat), pemberhentian aktivitas mengajar. Kalau mau dakwah terbuka, jangan tertutup,” kata anggota Majelis Fatwa MUI Sumedang Dadang Wahyudi saat dihubung, Sabtu (15/7/2017).

Dadang menyebut aliran itu dipastikan mengandung poin yang sesat. Sebab, ajarannya terdapat pembaiatan syahadat, salat boleh menghadap ke timur, dakwah lebih penting dari pada salat, dan poin lainnya menyangkut pancasila dan thogut.

“Mengindikasi aliran sesat, itu indikasi gerakan radikal. MUI menolak ajaran seperti itu,” ujar Dadang menegaskan.

Sejauh ini, MUI Sumedang masih belum mengeluarkan fatwa. MUI hanya mengeluarkan keputusan atas hasil musyawarah dari pertemuan dengan warga

“Jika dia (Elah) masih melakukan pengajian dan meresahkan warga, kami akan mengambil langkah tegas,” ucap Elah.(Fq)

 

SHARE
Comment