Advokat Muslim Desak Jaksa Agung Periksa JPU Kasus Ahok

Advokat Muslim Desak Jaksa Agung Periksa JPU Kasus Ahok

SHARE

Publik-News.com – Aliansi Advokat Muslim NKRI meminta Jaksa Agung memeriksa Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani perkara Ahok. Pasalnya, Jaksa membuat dakwaan yang tidak tepat sehingga membuat kegaduhan di masyarakat.

“Berkaca pada akrobat hukum yang dilakukan oleh JPU di dalam sidang Basuki Tjahaya Purnama, maka sudah waktunya bagi Kejaksaan Agung bersama sama dengan Komisi Kejaksaan selaku lembaga  meningkatkan pengawasan dan evaluasi kinerja dari para Jaksa di seluruh Indonesia,” kata  Ketua Umum Aliansi Advokat Muslim NKRI Abdulah Al Katiri, Senin, (15/5/2017).

Abdullah menilai lemahnya pengawasan terhadap JPU membuat dakwaannya menyesatkan, dan hal itu tidak sesuai dengan bukti dan fakta yang ada di persidangan.

“Sehingga menyebabkan hakim menggunakan putusan ultra petita,” ujarnya.

Padahal, kata dia, JPU pernah menyebutkan jika kasus Ahok ini memenuhi unsur pasal 156a KUHP sehingga siap untuk disidangkan.

Namun, hal itu berbeda dengan tuntutannya yang mengaburkan pasal tersebut dan menuntut Ahok hanya satu tahun penjara.

“Pada kasus Basuki Tjahaja Purnama, tuntutan yang disampaikan oleh JPU dipandang telah mencederai rasa keadilan, dan telah keliru menuntut dengan percobaan, karena berada di luar kewenangannya (ultra vires),” katanya.

Ia mengatakan tuntutan jaksa ini merupakan baru pertama terjadi untuk kasus penodaan agama. Padahal kasus ini sebelum-sebelumnya selalu dituntut dengan hukuman maksimal.

“Dalam sejarah penegakan hukum terhadap perkara penodaan agama, tidak pernah ditemui adanya tuntutan oleh JPU selama 1 tahun, apalagi dengan masa percobaan,” katanya.(Fq)

 

 

SHARE