Ahok Tolak Beri Dana Hibah ke Ormas Betawi Karena Rawan Diselewengkan

Ahok Tolak Beri Dana Hibah ke Ormas Betawi Karena Rawan Diselewengkan

SHARE

Publik-News.com-Calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menilai pemebrian bantuan dana hibah untuk pengembangan Budaya Betawi rawan untuk diselewengkan.

Ahok  mengaku sengaja tidak memasukin anggaran ke Badan Musyawarah (Bamus) Betawi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2017. Hal itu dilakukan Ahok saat menjadi Gubernur aktif sebelum cuti untuk berkampanye di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017 mulai 28 Oktober 2016.

Menurut Ahok, Anggaran yang biasanya dianggarkan mencapai Rp 5 Miliyar ternyata tidak mempunyai dampai positif karena pencairannya harus melaui ormas yang hal itu berpotensi untuk di nikmati oleh oknum tertentu

“Asal jangan ormas ini, ormas ini, mengatasnamakan budaya, minta (dana bantuan) Rp5 miliar. Terkadang hanya dinimati elitenya,” ujar Ahok di ‘Rumah Lembang’, markas pemenangan Ahok – Djarot di Pilkada DKI 2017, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 28 November 2016.

Lebih baik, Lanjut Ahok, dana tersebut diberikan kepada lembaga yang mempunyai tujuan untuk melestarikan budaya betawi, seperti sanggar tari atau sanggar kesenian lainnya

Bantuan yang seharusnya digunakan untuk hal-hal yang produktif, ternyata selama ini diberikan kepada ormas yang memiliki massa, dan cendrung ada politisya. “Saya tidak suka mencampurkan politik dan budaya,” ujar Ahok. (faruq)

SHARE
Comment