Home Politik AHY Capres 2019 Dapat Mendongkrak Perolehan Suara Demokrat

AHY Capres 2019 Dapat Mendongkrak Perolehan Suara Demokrat

Publik-News.com – Partai Demokrat berencana kembali mengambil tampuk kekuasaan dengan memenangkan Pemilu 2019 mendatang. Demi mencapai rencana tersebut, partai berlambang mercy ini akan terus menaikan elektabilitas Ketua Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) demi meraih suara sebanyak-banyaknya.

“Jadi empat bulan kedepan ini tugas seluruh kader adalah bagaiamana agar elektabilitas partai meningkat. Begitupun elektabilitas AHY juga naik,” kata Sekretaris DepartemenDalam Negeri Partai Demokrat Abdullah Rasyid melalui siaran persnya kepada redaksi , Selasa (17/4/2018).

Menurut Rasyid, Demokrat tidak khawatir meski belakangan ini banyak yang munculnya kandidat baik capres maupun cawapres. Apalagi dari berbagai survei, kata dia, terlihat elektabilitas Jokowi mangkrak (36,2% – Median), sementara Prabowo elektabilitasnya juga tidak naik signifikan. Maka itu, menurut Rasyid, kondisi tersebut membuktikan bahwa rakyat menginginkan calon alternatif (46,4% – Median).

Dia mengatakan, dibandingkan dengan kader lainnya, sosok AHY yang paling teruji dari beberapa survei. Sehingga dipercaya anak dari Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bisa menaikan elektabilitas Partai Demokrat. “AHY ini ikonnya Demokrat, kalau AHY naik, Demokrat kan juga naik,” pungkasnya.

Apalagi ternyata dari Tour yang dilakukan keliling Jawa (Jabar, Jatim dan Jateng), AHY dapat diterima hampir semua kelompok masyarakat, baik Petani, Nelayan, Wirausaha, Mahasiswa dan anak-anak muda usia milenial yang dapat diperkirakan berjumlah sekitar 100 juta pamilih.

“AHY mampu membuktikan bahwa dirinya diterima dimanapun AHY datang dan berjumpa dengan Rakyat,” terang dia.

Rasyid mengatakan Demokrat juga sudah belajar dari kesalahan Pemilu 2014 yang menyebabkan turunnya elektabilitas partainya. Di tahun 2019 nanti, tambah Rasyid, seluruh kader Partai Demokrat optimis akan memenangkan Pemilu dan Pilpres

Comment