Akankah Kubu Djan Faridz Kembali Bergabung dengan PPP Romy?

Akankah Kubu Djan Faridz Kembali Bergabung dengan PPP Romy?

SHARE

Publik-News.com – Djan Faridz berserta jajarannya belum juga memberikan jawaban atas ajakan untuk bergagung dengan Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP) pimpinan M. Romahurmuziy.

Padahal, Mahkamah Agung (MA) sudah resmi menolak gugatan Djan Faridz-Achmad Dimyati Natakusumah sehingga menegaskan kepengurusan PPP periode 2016-2021 adalah M. Romahurmuziy sebagai Ketua Umum dan Arsul Sani sebagai Sekretaris Jenderal.

“Menolak permohonan kasasi PPP yang diwakili Djan Faridz-Achmad Dimyati Natakusumah,” kata MA dalam lamannya.

Wakil Sekretaris Jenderal PPP Achmad Baidowi, mengatakan putusan MA itu sudah final dan mengikat. Menurutnya, semua kader partai belambang kabah ini harus bersatu untuk memenangkan Pilkada dan Pemilu 2019 yang akan datang.

“Putusan tersebut sudah final. Karena itu kami mengajak seluruh kader PPP bersatu menyongsong Pemilu 2019 sehingga kami mempersilakan teman-teman di sebelah untuk bergabung,” kata Baidowi di Jakarta, Selasa (26/12/2017).

Dia mengingatkan, seluruh elemen partai sedang mempersiapkan langkah besar untuk Pemilu 2019 dengan target masuk tiga besar sehingga seluruh partai harus solid, bukan malah mengambil langkah keluar partai sehingga berdampak tidak baik bagi kebesaran PPP.

“Bukan pindah partai seperti yang diberitakan media bahwa Dimyati terdaftar sebagai bakal caleg PKS. Ayo kembali untuk membesarkan PPP,” ajak Achmad.

Dia menilai pertentangan politik harus segera diakhiri karena persoalan hukum sudah tuntas karena semua putusan hukum melegalkan PPP hasil Muktamar Pondok Gede seperti Putusan PK nomor 79 tahun 2017, Putusan Kasasi TUN nomor 514 dan empat Putusan MK.

“Kalau ada gesekan pasti ada korban dan ada bagian gedung yang rusak namun itu tidak terjadi. Karena dalam prosesnya tidak ada korban dan tidak ada bagian gedung yang rusak,” kata dia.

Baidowi menjelaskan terkait barang inventaris DPP PPP sudah diamankan sementara barang yang bukan milik PPP sudah dipilah sehingga dipersilakan diambil secara baik-baik. (Ant/PN)

SHARE
Comment