Aksi Pendukung Ahok Ancam keutuhan NKRI, Jokowi Diminta Jangan Tutup Mata

Aksi Pendukung Ahok Ancam keutuhan NKRI, Jokowi Diminta Jangan Tutup Mata

SHARE

Publik-News.com – Presiden Jokowi diminta jangan menutup mata dengan maraknya aksi yang dilakukan pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di berbagai daerah.

Pasalnya, aksi yang dilakukan pendukung Ahok melanggar undang-undang dan melebihi batas waktu yang telah ditentutkan.

“Upaya para pendukung Ahok yang dirancang di berbagai kota di Indonesia dan juga luar negeri adalah dagelan yang memprihatinkan, karena mengusung tema #SaveNKRI #SavePancasila dan Bhineka Tunggal Ika,” kata Politisi PKS Mahfudz Siddiq saat dihubungi di Jakarta, Selasa (16/5/2017).

“Ucapan Ahok yang menyinggung surat Al Maidah ayat 51 justru menempatkan Ahok sebagai orang yang telah mengganggu NKRI, Pancasila, dan Bhineka Tunggal Ika,” paparnya.

Anggota Komisi IV DPR ini meminta Jokowi segera mengambil tindakan yang tegas menyikapi persoalan ini. Karena menurutnya, Aksi pendukung Ahok seolah menjadikan negara bersalah dengan vonis dua tahun penjara untuk Ahok.

“Mandat dan wewenang untuk melakukan ini ada di tangan Presiden sekarang. Dan pemerintah harus jadi penengah dan penegak hukum yang adil,” tegasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengaku prihatin dengan adanya ┬ádemonstrasi yang dilakukan hampir setiap hari. “Energi kita habis hanya untuk itu, belum lagi antarkita yang saling menghujat, menjelekkan, menfitnah, menolak,” katanya dalam pengarahannya sebelum memulkul bedug tanda pembukaan Kongres XIX Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Masjid Agung Darussalam Palu, Selasa (16/5/2017).

“Kita lupa kita ini bersaudara. Jangan saling menjelekkan dan menfitnah, karena kita ini saudara, baik sesama Muslim, baik sebagai saudara sebangsa dan setanah air, ini betul-betul tidak produktif, habis energi untuk urus hal-hal seperti itu,” ujar Presiden. (Fq)

SHARE
Comment