Aktivis Mahasiswa UIN Jogja: Pemuda Sekarang Kehilangan Orientasi

Aktivis Mahasiswa UIN Jogja: Pemuda Sekarang Kehilangan Orientasi

SHARE

Publik-News.com – Pemuda mengukir sejarah manis dalam perjalanan panjang republik ini. Kiprahnya menjadi kompas perubahan. Sejak, sebelum dan sesudah bangsa ini merdeka, pemuda selalu aktif di dalamnya. Hampir tak ada satu pun proses perubahan politik di negeri ini yang absen dari keterlibatannya.

Namun sayang, pasca runtuhnya orde baru dan dalam perjalanan reformasi, peranan kaum muda dalam pembangunan bangsa tak terlihat. Spirit perjuangan pemuda yang melahirkan Boedi Oetomo 20 Mei 1908 seolah tak ingin dicontoh dalam melawan penindasan.

“Pemuda hari ini terjebak pada arus modernisme. Kehilangan jati dirinya. Pemuda yang seharusnya menjadi pelopor dan mendobrak kekakuan serta status kuo. Bahkan kehilangan oreintasinya,” ujar aktivis mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogjakarta, Fauzan Adhim, Minggu (23/10/2016).

Adhim tidak menyangkal jika banyak pemuda saat yang lebih mengutamakan gaya hidup yang konsumtif dan pragmatis. Pola-pola pragmatisme dan konsumerisme menjadi gaya baru bagi kebanyakan pemuda saat ini.

“Ia lebih mementingkan branded, dari pada fungsi dan kegunaannya. Pola pikir inilah sebenarnya yang menghambat perkembangan serta pola pikir pemuda. Pemuda yang seharusnya berpikir landreform, justru sekarang berpikir bagaimana mendapatkan land cruiser.

Tak sampai di situ, Adhim juga menyebutkan jumlah dan tingkat pengangguran pemuda. Pengangguran pemuda tersebut, kata Adhim, di sebabkan oleh beberapa hal, pertama adalah karena faktor ketidakmampuan pemuda dalam persaingan dunia kerja yang membutuhkan skill, dan yang kedua, pemerintah kurang dalam penyediaan lapangan pekerjaan.

“Tapi harusnya pemerintah bertanggung jawab terhadap kesejahteraan rakyatnya. Pemerintah harusnya berupaya memberikan pelatihan serta menyiapkan skill bagi pemuda untuk generasi yang berkelanjutan. Sehingga tidak akan ada lagi penggusuran di republik ini,” tutup mahasiswa jurusan sosiologi ini.
(Taufik)

SHARE
Comment