Alasan Kapolda Metro Jaya Keluarkan Larangan Takbir Keliling

Alasan Kapolda Metro Jaya Keluarkan Larangan Takbir Keliling

SHARE

Publik-News.com – Dengan alasan untuk menjaga situasi dan mengantisipasi potensi pelanggaran keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Kepolisian Daerah Metro Jaya akhirnya mengeluarkan surat pengumuman agar masyarakat tidak menggelar takbir keliling saat perayaan malam Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

Dalam selebaran imbauan yang diterima wartawan tersebut, salah satu alasan mengapa Polisi memberikan interuksi agar tidak dilakukan kirab takbir keliling tersebut karena adanya potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang dilakukan oleh jajaran Polda Metro Jaya dalam rapat evaluasi mereka. Surat edaran larangan takbir keliling tersebut dikeluarkan pada 16 Juni 2017 lalu dan ditandantangani Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M Iriawan.

“Rujukan laporan hasil analisa dan evaluasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang perayaan hari Raya Idul Fitri 1438 H, pada tanggal 14 Juni 2017 di Polda Metro Jaya,” demikian bunyi surat edaran itu.

Atas dasar analisa dan evaluasi situasi keamaan tersebut, Kapolda meminta agar masyarakat yakni warga Jakarta untuk melakukan takbir di masjid-masjid atau musholla di lingkungan masing-masing saja.

“Melaksanakan takbir di masjid/tempat ibadah di lingkungan masing-masing. Tidak melaksanakan takbir keliling di jalan raya yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas dan kamseltibcar lantas,” katanya.

Pengumuman nomor Peng/03/IV/2017 tersebut juga diberikan tembusan ke Kapolri, Kapolres di seluruh DKI Jakarta, Ketua MUI DKI Jakarta dan Kantor Kementerian Agama DKI Jakarta.

Dan terkait dengan pengumuman dari Kapolda Metro Jaya tersebut, juga sudah dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono. Kepada wartawan melalui sambungan Whatsapp, Kombes Pol Argo membenarkan hal tersebut. “Ya, (itu) Pengumuman,” balasnya singkat. (Red)

Comment