Alasan KPK Belum Periksa Tersangka Gubernur Nur Alam

Alasan KPK Belum Periksa Tersangka Gubernur Nur Alam

SHARE

Publik-News.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menjadwalkan pemanggilan kepada tersangka Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam. Wakil Ketua KPK, Laode M. Sayrif mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil gelar perkar untuk kemudian memanggil sang Gubernur.

“Tergantung kebutuhan setelah temen-temen tim penyidik KPK dari lapangan biasanya nanti akan diadakan gerlar perkara,” kata Laode, kepada wartawan, di MMD Initiative, Matraman Dalam, Pegangsaan, Menteng Jakarta Pusat, Senin (29/8/2016).

Laode juga mengaku belum mendapatkan laporan soal hasil penggeledahan di ruang kerja dan rumah pribadi Nur Alam di Jalan D.I. Panjaitan, rumah jabatan gubernur di Jalan Abu Nawas dan kantor Dinas Pertambangan di Jalan Malik Raya, Kota Kendari.

“Kami masih belum di berikan apa saja hasil temuan dari temen-temen KPK dilapangan,” pungkasnya.

Untuk dikethaui, KPK menetapkan Nur Alam sebagai tersangka dengan dugaan penyalahgunaan wewenang. Penetapan Nur Alam sebagai tersangka merupakan pengembangan dari dugaan tindak pidana korupsi dalam persetujuan izin usaha pertambangan di Provinsi Sulawesi Tenggara pada 2009-2014.

(Taufik

Comment