Alasan Polisi Tak Menangkap Penyebar Dugaan Chat Porno Firza Husein-Habib Rizieq

Alasan Polisi Tak Menangkap Penyebar Dugaan Chat Porno Firza Husein-Habib Rizieq

SHARE

Publik-News.com – Kepala Bidang Hubungaan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono berkata kalau dalam kasus Rizieq-Firza, penyebar tidak memiliki IP Address yang jelas seperti dalam kasus muslim_cyber1. Sehingga hal tersebut menjadi salah satu kendala menemukan penyebar.

“IP addressnya jelas (dalam kasus muslim_cyber1), alamatnya jelas. Makanya sekarang kita sedang berupaya mencari,” kata dia di Markas Polda Metro Jaya, Selasa (20/5/2017).

Meski begitu, pihaknya tentu terus berupaya mencari pelaku penyebar di situs baladacintarizieq, bukan tinggal diam dan tak mencari. Namun, untuk sementara, polisi terlebih dahulu fokus terhadap pornografi yang ada dalam kasus tersebut.

“Nah nanti juga makanya kita masukan itu UU ITE, yang nanti kalau misalkan kita menemukan siapa yang menyebar, nanti sama-sama kita ajukan disitu,” ujarnya.

Untuk diketahui, polisi menangkap admin akun Instagram muslim_cyber1, berinisial HP karena menyebarkan percakapan (chat) palsu antara Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dengan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono.

Dalam chat palsu yang disebarkan itu berisi tentang percakapan antara Kapolri Tito dengan Argo perihal penanganan kasus dugaan chat mesum yang dituduhkan pada pimpinan Front Pembela Islam, Rizieq Shihab dengan wanita beranama Firza Husein. Bukan hanya itu, HP pun menyebarkan postingan yang mengandung unsur Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA).

“Dia diduga sebagai admin akun instagram itu. HP diamankan di Bareskrim,” kata Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto di Kompleks Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Minggu (28/5/2017).

Seperti diberitakan sebelumnya, Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya telah menetapkan pimpinan Front Pembela Islam, Rizieq Shihab sebagai tersangka dalam kasus dugaan percakapan (chat) mesum yang dituduhkan pada dirinya dan wanita bernama Firza Husein, Senin 29 Mei 2017. Polisi menerapkan Pasal 4 ayat 1 juncto pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto pasal 32 dan atau Pasal 9 juncto Pasal 35 Undang-undang nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

Sebelum Rizieq, Firza Husein sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka pornografi dalam kasus itu pada Selasa 16 Mei 2017. Untuk diketahui, Kasus chat mesum antara Rizieq dan Firza mencuat setelah tersebar di sebuah situs bernama domain baladacintarizieq. Di situs yang kini sudah tidak bisa diakses itu, terdapat percakapan mesra seorang pria bernama akun WhatsApp Rizieq dengan wanita diduga Firza Husein. Tak hanya percakapan, di dalam situs itu juga dimuat sejumlah foto vulgar wanita. (TS)

Comment