Anis Baswedan Setuju Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi Dicabut

Anis Baswedan Setuju Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi Dicabut

SHARE

Publik-News.com – Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyoroti kejahatan kemanusiaaan yang masih terus terjadi terhadap etnis Rohingya di Myanmar. Padahal salah satu tokoh di negara tersebut yakni Aung San Suu Kyi mendapatkan nobel perdamaian. Anies pun mendesak agar Komite Nobel mencabut gelar tersebut.

Mantan Mendikbud itu menilai, apa yang dilakukan oleh militer Myanmar sudah sangat keterlaluan. Aung Sun Suu Kyi yang menjadi lambang perdamaian itu pun bahkan tidak ikut bertindak. “Lebih baik dicabut saja,” ujarnya.

Menurutnya, nobel perdamaian diberikan kepada seseorang yang memperjuangkan perdamaian. Oleh karena itu, Suu Kyi harusnya bisa memperjuangan perdamaian warga Rohingya. “Itu malah menzalimi penduduknya,” ucapnya.

Pertimbangan untuk mencabut itu memang perlu digalakkan. Sebab komitmennya untuk menjaga perdamaian malah dipertanyakan. “Dia harus bertindak tegas,” ungkapnya.

Dia juga meminta kepada seluruh dunia untuk memberikan tekanan ke Myanmar. Tak hanya itu, dia juga ingin agar seluruh khatib di semua masjid di Indonesia untuk mendoakan warga Rohingya. Menurutnya, saat ini Pemerintah Indonesia sudah progresif. Yakni menampung para pengungsi. “Indonesia layak diberikan apresiasi,”katanya.

SHARE
Comment