Home Regional Anis-Sandi Kembali Difitnah dengan Kontrak Politik Palsu Pemberlakuan Syariat Islam

Anis-Sandi Kembali Difitnah dengan Kontrak Politik Palsu Pemberlakuan Syariat Islam

297

Publik-News.com – Pasangan cagub-cawagub nomor urut 3, Anis Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno kembali difitnah dengan serangan aksi kampanye hitam atau black campaign. Fitnah kali ini tentang kontrak politik pemberlakuan syariat Islam di Jakarta jika Anis-Sandi terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur melalui Pilkada DKI putaran kedua.

Menurut Anis, dirinya dan Sandi tidak pernah menandatangani kontrak politik berjudul “Akad Kontrak – Akad Al Ittifaq”. Menurut Anis, tandatangan yang tertera dalam kontrak itu berbeda dengan tandatangan dirinya.

“Ini fitnah lagi, setelah fitnah-fitnah sebelumnya. Tanda tangan saya tidak seperti itu,” ujar Anis kepada wartawan, Sabtu (18/3/2017) malam seperti disampaikan Tim Anies Sandi Media Center.

Hal senada juga disampaikan Sandiaga. Dia merasa kalau nama dan tanda tangannya dicatut. Dia sendiri heran kenapa ada orang atau kelompok yang mau repot untuk membuat akad kontrak itu. “Jelas-jelas itu bukan tanda tangan saya,” kata dia.

Sementara itu, Wakil Ketua Tim Media Anies Sandi, Naufal Firman Yursak memastikan bahwa akad kontrak tersebut dapat dipastikan tidak benar. “Mas Anies atau Bang Sandi tidak pernah menandatangani akad itu. Dan itu palsu,” tegasnya. (AN)

Comment