APKLI Gandeng Bank Artha Graha Bangun Perumahan Untuk PKL

APKLI Gandeng Bank Artha Graha Bangun Perumahan Untuk PKL

SHARE

Publik-News.com – Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) menggandeng Bank Artha Graha untuk membangun Penyediaan Fasilitas KPR FLPP dan Kredit Konstruksi Perumahan Kaki Lima (PKL).

Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di lantai 28 Gedung Artha Graha SCBD Sudirman Jakarta Kamis (31/8/2017).

Pada acara MoU tersebut, Ketua Umum DPP APKLI 2017-2022 dr. Ali Mahsun, M. Biomed didampingi Ketua Harian RA Ayla Dewi Anggraeni, Sekjen Agus Yusuf, Waketum, Salman Bunasti dan Ahlan Elfaz, dan jajaran DPP APKLI, serta DPD APKLI Kab./Kota Se Jabodetabek.

Dokter Ali bangga organisasi yang dipimpinnya dapat bekerjasama dengan Bank Artha Graha. Dia yakin, semua anak buahnya bermimpi untuk memiliki tempat tinggal.

“Alhamdulillah pada pagi ini, Kamis 31 Agustus 2017, Allah berkehendak dan insyaAllah meridhoi sebuat niat tulus dan ikhlas, komitmen bersama antara APKLI dan BAG dalam rangka untuk mewujudkan impian setiap keluarga. Semua keluarga pasti ingin memiliki rumah sendiri. Semua warga negara dan rakyat, termasuk PKL punya rumah itu sebuah impian bahkan menjadi sebuah cita-cita,” ujar dia.

Dalam kesempatan itu, Dokter Ali juga bercerita bahwa organisasinya sudah mencanangkan perumahan untuk PKL di Jawa. Bahkan, kata dia, dirinya

“Tanggal 28 Agustus 2017 yang lalu di Boyolali Jawa Tengah, selaku Ketua Umum DPP APKLI, saya sudah mencanangkan Perumahan Kaki Lima Indonesia Se Pulau Jawa dan meletakkan Batu Pertama Perumahan Kaki Lima Indonesia Boyolali Jawa Tengah. Sebagai bukti nyata bahwa komitmen kami memenuhi hak-hak rakyat, hak PKL sebagai warga negara RI yang dijamin konstitusi,” katanya.

Sebagai pimpinan, dia mengucapkan bahwa APKLI dan PKL se Indonesua terima kasih dan apresiasi atas perkenan Bank Artha Graha membangun kerja sama ini untuk mewujudkan salah satu pilar Revolusi Kaki Lima Indoneisa, yaitu revolusi Perumahan Kaki Lima Indonesua untuk PKL.

Dia mengatakan bahwa target APKLI tidak terlalu muluk-muluk, namun sangat realistik. Kalau di Jawa ini, tiap kabupaten/kota penduduknya rata-rata1 – 4 juta jiwa. Kalau 5000 (lima ribu) Perumahan Kaki Lima Indonesia tiap kabupaten/kota suatu hal yang sangat realistik

Dokter Ali juga menambahkan bahwa selama ini banyak pihak yang bertanya sumber dana APKLi. Dia mengatakan bahwa sumber pendanaan tidak terlalu penting.

“Mau dari surga atau dari neraka, dari dalam negeri mau pun luar negeri. Yang terpenting adalah PKL dan rakyat Indonesia punya rumah milik sendiri. Ini sebuah harapan bagi PKL se Indonesia,” ucapnya.

Dia berharap kerja sama antara APKLI dan BAG dalam rangka untuk penyediaan fasilitas perumahan ini bisa berlangsung dan di eksekusi secepat-cepatnya. Karena hal tersebut merupakan bagian dari tanggup jawab APKLI untuk mengangkat harkat, martabat dan derajad kemanusiaan PKL, baik sebagai rakyat, bangsa dan warga negara RI yang telah dicanangkan APKLI selama ini.

Di tempat yang sama, Direktur Bank Artha Graha Internasional Dyah Hindraswarini dalam sambutanya menjelaskan:

“KPR FLPP syaratnya E-KTP dan bunganya cuma 5%, seluruh rakyat indonesia bisa mendapatkan rumah selama belum memiliki rumah, saya yakin anggota APKLI tidak mungkin ngemplang, kita bina bersama agar gemar menabung, mudah-mudahan kerjasama antara APKLI dan Bank Atha Graha membawa berkah untuk kedua belah pihak dan seluruh anggota APKLI semakin sejahtera,” pungkasnya. (RF).

SHARE
Comment