Banyak TKA Ilegal Asal Cina, Warga Sukabumi Mulai Aktif Melaporkan ke Pemerintah

Banyak TKA Ilegal Asal Cina, Warga Sukabumi Mulai Aktif Melaporkan ke Pemerintah

SHARE

Publik-News.com – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi Ade Mulya mengatakan respon masyarakat terhadap adanya tenaga kerja asing (TKA) illegal cuckup tinggi. Hal ini menyusul dengan adanya surat edaran Bupati untuk melakukan pengawasan terhadap TKA ilegal.

Menurutnya, dengan adanya surat edaran itu masyarakat cukup aktif untuk melaporkan keberadaan TAK illegal. Ia mengaku surat edaran itu disebar di 47 kecamatan yang ada di Sukabumi sejak bulan Januari 2017.

“Respon masyarakat untuk melaporkan keberadaan pekerja asing cukup bagus,” terang Ade Mulyadi, Senin (13/3/2017)

Ia memberikan contoh ada beberapa warga melaporkan ada WNA Cina di Kecamatan Cireunghas. Pemerintah, kata dia, langsung melakukan pengecekan. Hasilnya, WNA Cina itu ternyyata bukan sedang bekerja, melainkan berkunjung  ke Cireunghas.

“petugas di lapangan baik kecamatan hingga desa diharapkan proaktif memantau keberadaan pekerja asing. Nantinya, ketika ada pelanggaran maka akan segera dilakukan penindakan bersama Kantor Imigrasi Sukabumi,” ujarnya.

Ade menambahkan, dari data yang ia terima, ada sebanyak 259 orang yang mendapatkan izin mempekerjakan tenaga kerja asing (IMTA) yang ditempatkan dibeberapa perusahaan.

“Mayoritas TKA tersebut berasal dari Cina yakni sebanyak 132 orang. Sementara TKA lainnya yang cukup banyak berasal dari Korea Selatan dan Taiwan,” tutur Ade

Para TKA ini, kata Ade, dapat memperpanjang IMTA melalui Disnakertrans. Kabupaten Sukabumi. Hal ini merujuk pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2014 tentang Perpanjangan IMTA.(Fq)

 

 

 

 

SHARE
Comment