Home Hukum Bareskrim Tangkap Pelaku Pencemaran Nama Baik Buya Syafi’i dan Polri

Bareskrim Tangkap Pelaku Pencemaran Nama Baik Buya Syafi’i dan Polri

Publik-News.com – Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap seorang lelaki yang menyebarkan hate speech berupa penghinaan dan pencemaran nama baik melalui media sosial facebook, kepada salah satu tokoh ulama Syafi’i Maarif (Buya Syafi’i). Selain kepada Buya Syafi’i, pelaku juga diduga mencemarkan mama baik institusi Polri karena pelaku memajang foto dirinya yang sedang memegang senjata laras panjang.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Fadil Imran, mengatakan nama akun facebook pelaku adalah “Asyhadu Amrin”. Pelaku memposting foto Buya Syafi’i yang diserta dengan postingan tulisan yang diduga mengandung unsur pencemaran nama baik.

“Postingan Facebook milik pelaku dengan akun “Asyhadu Amrin”. Yang diduga dengan sengaja memposting gambar dan tulisan dengan konten yang memuat hate speech kepada penguasa atau badan umum, yang didalamnya terdapat penghinaan kepada Tokoh Ulama Buya Syafii, POLRI dan banyaknya komplain dari netizen yang mana dapat mengakibatkan permusuhan, serta memposting gambar memegang senjata laras panjang yang diposting melalui akun FB milikpelaku,” kata Fadil, Kamis (15/2/2018).

Menurut Fadil, motif pelaku menyebarkan konten hate speech dengan alasan spontanitas atas ungkapan rasa kecewa terhadapTokoh Ulama Buya Syafii dan Polri.

Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti, 1unit handphone Xiaomi Redmi3S, SIM card telkomsel, Akun Facebook milik AA. dan 1 unit Senjata laras panjang air softgun.

Diketahui, pelaku memposting foto Buya Syafi’i yang disertai tulis “saat ulama diserang dan dibunuh, dia diam dan cuek saja. Giliran gereja diserang, dia dengan sigap menjenguk gedung gereja tersebut. Mengapa bisa begitu? Sebab, kalau ke gereja, dia dapat amplop”.

Atas perbuatan pelaku, pelaku dikenakan Pasal 45 ayat(3) Jo pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 tahun2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik danatau pasal 310 KUHP dan atau pasal 311 KUHP dan atauPasal 207 KUHP. (PN).

 

Comment