Bendahara MUI Tersangka, Din Syamsuddin: Fahmi Tidak Tahu kalau Uang Itu Untuk...

Bendahara MUI Tersangka, Din Syamsuddin: Fahmi Tidak Tahu kalau Uang Itu Untuk Menyuap

SHARE

Publik-News.com – Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin hari ini menjenguk Bendahara MUI Fahmi Darmawansyah di Rutan Guntur, Kamis 29 Desember 2016

Din mengaku menjenguk fahmi setelah sebelumnya mendapatkan izin dari KPK. Dalam kasus ini, fahmi diduga menyuap pejabat Bakamla Rp 2 miliar

Menanggapi hal itu, Din membenarkan uang itu dari fahmi, akan tetapi apakah uang itu digunakan untuk menyuap, Din mengatakan fahmi tidak mengetahuiya.

“Dan saya tahu persis, beliau itu tidak mengurus rinci, detail. Jadi ketika anak buahnya ketika mengajukan lewat WA (WhatsApp) dia tidak baca. Dia mengeluatkan cek dan sering tidak bernominal. Nanti diserahkan kepada anak buahnya,” kata Din di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (29/12/2016).

Din mengaku mengetahui informasi ini langung dari fahmi. Din juga mengakui kalau fahmi lalai dalam mengecek apakah uang itu untuk suap atau tidak.

“Maka itu yang lulus lewat tender resmi beberapa bulan lalu itu merupakan modal Pak Fahmi Darmawansyah sebagai pengusaha, pengusaha muslim (yang) berniat untuk membantu. Jadi beliau sudah melaksanakan. Tapi yang melaksanakan itu anak buahnya. Jadi apa yg terjadi, bagaimana proses itu, dia sering abai untuk tidak melihat,” ujar Din.

Seperti diketahui, Fahmi Darmawansyah terkena operasi tangkap tangan KPK beserta anak buahnya, M Adami Okta dan Hardy Stefanus di PT Melati Technofo Indonesia (MTI) atas dugaan suap Rp 2 miliar kepada Deputi Informasi Hukum dan Kerja Sama Bakamla, Eko Susilo Hadi.

Suap ini dilakukan yang tujuannya untuk memuluskan PT MTI sebagai pemenang pengadaan satelite pemantauan di Bakamla. (Fq)

SHARE
Comment