Beredar Video Kapolda Metro Jaya Hasut FPI Serang HMI, Tim Hukum HMI...

Beredar Video Kapolda Metro Jaya Hasut FPI Serang HMI, Tim Hukum HMI Akan Laporkan Ke Propam dan Komisi III

SHARE

Publik-News.com-Beredar Video berdurasi 01.36 ‎menit di youtube yang memperlihatkan Kapolda Metro Jaya, Irjen M Iriawan melakukan provokasi terhadap FPI untuk menyerang HMI pada demo 4 november.

Video dengan judul: Terungkap..!! Kapolda Metro Jaya provokasi masa FPI agar serang massa HMI, ini buktinya, telah ditonton oleh 197.699 kali orang

Atas beredarnya Video tersebut, Tim Hukum HMI berencana akan melaporkan M Iriawan ke Propam Mabes Polri, Kompolnas dan Komisi III DPR RI.

“‎Soal video yang beredar ternyata Kapolda Metro patut diduga melakukan provokasi. Kami akan laporkan ke Propam, Kompolnas dan Komisi III. Minta perhatian khusus pada Presiden Jokowi dan Kapolri,” ucap Ketua Tim Kuasa Hukum HMI, Muhammad Syukur Mandar, Rabu (9/11/2016).

 

Syukur  menjelaskan, dengan adanya bukti video sudah semakin jelas siapa sebetulnya dalang dibalik kericuhan demo 4 november. Siang ini tim hukum akan melakukan rapat mengumpulkan bukti yang ada kemudian besok dengan ramai-ramai akan melaporkan M Iriawan.

 

“‎Siang ini kami mau rapat, menyiapkan seluruh barang bukti. Besok pukul 14.00 WIB kami ramai-ramai melapor ke Bareskrim, laporkan Kapolda Metro,” tegasnya.

 

Video yang beredar tersebut tampak Kapolda memberikan provokasi. Di antaranya ada kata-kata: Kalian ‎kejar HMI itu, Kalian pukulin, Kalian pukulin HMI itu, emang dia provokator. Anak buah saya udah korban banyak, kita dipukuli habis.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono membantah tudingan bahwa Kapolda telah melakukan provokasi. “Itu bukan provokasi. Jadi itu saat Pak Kapolda selesai dorong-dorongan. Dia jalan, ada masa FPI dan terjadi percakapan,” ujarnya

Konteksnya saat itu menurut Awi, Pak Kapolda sudah melaukan pertemuan dengan Habib Riziek dan berjani tidak akan terjadi kericuhan. Apabila terjadi kericuhan makan dari pihak FPI akan meredamnya.

“‎Jadi disitu konteksnya, Pak Kapolda menagih janji, kenapa mereka tidak menangkap perusuh. Karena di pertemuan sebelum 4 November, mereka janji akan tangkap para perusuh. Mereka ini ingar janji, makanya Pak Kapolda tagih janji itu,” beber Awi Setiyono. (faruq)

 

SHARE
Comment