BKKBN Kembali Gelar Seminar Hari Kependudukan Dunia

BKKBN Kembali Gelar Seminar Hari Kependudukan Dunia

SHARE
?

Publik-News.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) kembali memperingati Hari Kependudukan Dunia, Senin (22/8/2016). BKKBN memperingatinya dengan seminar dan bekerjasama dengan United Nations Population Fund (UNFPA).

Tema seminar ini adalah “lnvestasi pada Remaja Perempuan Menentukan Keberhasilan Pembangunan Indonesia 2030 berkaitan dengan dilaksanakan peringatan Hari Kependudukan Dunia (World Populations Day).

Kepala BKKBN Surya Chandra Surapaty memaparkan tentang program keluarga berencana (KB). Menurutnya, keluarga harus memprogramkan tentang jarak melahirkan, agar anak yang dilahirkan dapat disusui asih secara sempurna dan mendapatkan asupan gizi cukup baik.

“Jarak kelahiran minimal 3 sampai 5 Tahun,” ujar Surya saat memberikan sambutan pada seminar yang digelar di Auditorium BKKBN itu.

Menurut Surya, program pembatasan atau jarak kelahiran seorang ibu tersebut sebagai upaya pemerintah mencegah problem kependudukan. Selain bisa menyebabkan berkurangnya efektivitas pelaksanaan program kesejahteraan sosial, pertambahan penduduk akan melahirkan ancaman, seperti urbanisasi berlebih (over-urbanization) dan beban yang berat di bidang penyediaan fasilitas layanan publik.

“Saya sering mendapatkan keluhan dari ibu-ibu yang menyusui. Ibu-ibu itu bilang tidak mau menyusui. Padahal itu kewajiban seorang ibu. Padahal, hanya air susu ibu yang paling bergizi untuk tumbuhkembangnya anak,” katanya.

Untuk diketahui, Keynote speaker dalam seminar ini adalah Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bappenas. Acara juga akan dihadiri oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

(Taufik)

SHARE
Comment