Bos First Travel Ajukan Penangguhan Penahanan, Polisi Masih Pikir-pikir

Bos First Travel Ajukan Penangguhan Penahanan, Polisi Masih Pikir-pikir

SHARE

Publik-News.com – Suami-istri pemilik First Travel, Andhika dan Anniesa, tersangka penipuan perjalanan umrah mengajukan penangguhan penahanan. Penyidik masih mempelajari terkait penangguhan penahan itu.

“Mengajukan nggak apa-apa, nanti penyidik yang akan menilai alasan yang disampaikan itu tepat atau tidak. Pasti dikaji dulu,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto saat dihubungi, Sabtu (12/8/2017).

Setyo menyebut penahanan itu dilakukan untuk mempercepat proses penyidikan. Selain itu, tersangka ditahan supaya tidak kabur dan menghilangkan alat bukti. Sebab, saat ini polisi masih mendalami terkait aliran dana dan aset-aset First Travel.

“Ya itu, makanya, kalau dia di luar, kan kemungkinan bisa mengalihkan aset, bisa mengubah-ubah barang bukti, sementara penyidik masih bekerja, kan,” ujarnya.

Sebelumnya, kuasa hukum Andhika dan Anniesa, Deski mengatakan kliennya mengajukan penangguhan penahanan karena merasa tidak melakukan penipuan.

Surat penangguhan penahanan itu sudah disampaikan kepada Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim

“Pak Andika sendiri harus minum obat dan masih batuk-batuk lagi. Kalau Ibu Anniesa, beliau masih menyusui anaknya yang berusia tiga minggu,” ujar Deski di Bareskrim Polri, gedung KKP, Jalan Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (11/8/2017).(Fq)
 

SHARE
Comment