Breaking News, Korea, India, Indonesia dan Denmark Pukul Mundur China

Breaking News, Korea, India, Indonesia dan Denmark Pukul Mundur China

SHARE

Publik-News.com – Atlet-atlet bulu tangkis tuan rumah China untuk pertama kalinya dalam 30 tahun penyelenggaraan turnamen bulu tangkis China Terbuka gagal meraih gelar juara di kandang sendiri.

Dalam putaran final turnamen bulu tangkis tingkat super series premier ke-30 itu, seperti tercantum pada situs tournamentsoftware, Minggu malam, tidak satu pun atlet China yang menempati podium juara dari lima nomor permainan yang digelar.

Pada nomor ganda putri, pasangan Huang Dongping/Li Yinhui kalah dari ganda putri Korea Selatan Chang Ye Na/Lee So Hee dalam tiga game 21-13, 14-21, 17-21 selama 90 menit permainan.

Wakil China kembali dipermalukan pada nomor tunggal putri. Kali ini, atlet putri India Pusarla V. Shindu membungkam kekuatan atlet unggulan delapan Sun Yu 21-11, 17-21, dan 21-11.

Pada nomor ganda putra, dua wakil China telah kalah pada putaran semifinal. Pasangan Chai Biao/Hong Wei yang merupakan unggulan pertama menyerah kalah dari pasangan Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon 21-16, 24-26, 19-21. Sedangkan pasangan Liu Cheng/Zhang Nan telah dihentikan ganda putra Denmark Mathias Boe/Carsten Mogensen 21-23, 17-21.

Pasangan Merah-Putih Kevin/Marcus meraih gelar juara pada nomor ganda putra dengan menaklukkan Boe/Mogensen 21-18, 22-20.

Bahkan, atlet tunggal putra andalan Tiongkok yang meraih medali emas Olimpiade Rio 2016 Chen Long tumbang di tangan tunggal putra Denmark Jan O Jorgensen. Chen Long kalah pada babak final dengan skor 20-22, 13-21.

Pasangan campuran Zhang Nan/Li Yinhui yang menjadi harapan terakhir wakil tuan rumah pun turut gagal dan dipermalukan pemain tamunya.

Pasangan Indonesia peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir membenamkan mimpi atlet China meraih podium juara di kandang sendiri. Owi/Butet menang atas Zhang/Li 21-13, 22-24, dan 21-16.

“Saya cukup terkejut. Ini adalah salah satu turnamen yang sulit untuk dimenangkan. Ini adalah turnamen legendaris. Sedangkan persiapan saya terbatas. Saya sangat bangga bisa menang,” ujar Jorgensen seperti tercantum dalam situs resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).

Sementara, Chen Long mengaku kondisi fisiknya tidak sedang menurun. “Saya telah mencoba bermain yang terbaik. Tapi, Jorgensen bermain lebih baik dibanding saya pada hari ini. Dia bermain sangat fokus dan bermain sangat kuat secara teknis di sisi depan lapangan,” ujar Chen. Sumber: Antara

SHARE
Comment