Buni Yani Didakwa Sengaja Menyebarkan Informasi Terkait Video Ahok

Buni Yani Didakwa Sengaja Menyebarkan Informasi Terkait Video Ahok

SHARE

Publik-News.com – Jaksa Penuntut Umum mendakwa Buni Yani sengaja menyebarkan informasi terkait video Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dikepulauan Seribu. Buni Yani  dianggap tidak punya hak mengedit video Ahok yang mengutip surat Al Maidah 51.

“Pengadilan Negeri Bandung berwenang memeriksa dan mengadili terdakwa Buni Yani karena dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi dengan tujuan menimbulkan kebencian individu atau kelompok bedasarkan suku, agama, ras dan antar golongan,” kata jaksa penuntut umum saat membacakan dakwaan di Pengadilan Negeri Bandung, Selasa (13/6/2017).

Video yang diunggah Dinas Komunikasi, Informasi dan Masyarakat Pemprov DKI Jakarta  pada 28 September 2016 berdurasi 1 jam 48 menit, kemudian diedit oleh Buni Yani menjadi 30 detik, antara menit ke 24 hingga 25 yang kemudian diunggah di akun Facebook pribadinya pada 6 Oktober 2016

Bani Yani dianggap tidak punya izin dan wewenang mengedit video itu sehingga Jaksa mendakwa Buni melanggar Pasal 32 ayat 1, juncto 48 ayat 1, UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, juncto UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU 11/2008.

“Tanpa seizin Diskominfomas Pemprov DKI Jakarta selaku pemilik rekaman, terdakwa telah mengurangi durasi rekaman video sehingga hanya 30 detik saja,” kata jaksa.(Fq)

SHARE
Comment