Buni Yani: Siapa Yang Salah?

Buni Yani: Siapa Yang Salah?

SHARE

Publik-News.com – Dukungan kepada Buni Yani, yang diduga pengedit video Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok tentang Surat Al Maidah ayat 51 terus mengalir berbagai kalangan.

Kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok menyebabkan situasi nasional gadung. Dalam video penistaan agama yang menjadi viral itu, Buni Yani dianggap memotong pernyataan Ahok. Buni Yani sedah diperiksa penyidik Bareskrim Polri.

Dalam berbagai kesempatan, Buni Yani mengaku tidak pernah mengedit video tersebut. dan dia bukan peng upload pertama video Ahok saat berdialog dengan warga Kepulauan Seribu itu.

Berikut adalah pernyataan lengkap Buni Yani terkait meluasnya dukungan kepada dirinya yang diunggah pada akun Facebooknya @Buni Yani.

Dari hasil riset saya yang dibantu kawan2, sebelum saya upload video tanggal 6 Okt pagi, sudah banyak yg upload dan share video tersebut pada tgl 5 Okt dengan caption yang jauh lebih menarik perhatian dibanding caption unggahan saya. Bahkan sudah ada yang berkomentar cukup tajam pada bulan September mengenai video ini.

Upload saya jadi ramai karena di-screenshot lalu disebarkan dengan tuduhan melakukan provokasi oleh timses salah satu cagub. Pagi screenshot ini disebar, sorenya saya sudah dilaporkan ke polisi.

Pelaporan ke polisi ini membuatnya jadi isu nasional karena ditayangkan TV. Lalu acara ILC TV One mengambil momentum ini dengan menjadikannya topik 11 Okt. Pernyataan MUI dalam acara ini begitu tegas yang melahirkan banyak demo.

Izinkan saya melakukan kontemplasi barang sejenak. Saya berpendapat, kalau saya boleh berandai-andai, kasus video ini tidak akan sebesar sekarang kalau tidak dibesar-besarkan oleh timses salah satu cagub tersebut. Tidak akan menjadi besar kalau screenshot video saya dengan tuduhan provokasi tidak disebarkan secara masif. Tidak akan menjadi besar kalau tidak dilaporkan ke polisi.

Karena apa? Karena video-video sebelumnya dengan caption yang tidak kalah menarik perhatian sudah banyak disebar dan dibagikan. Tetapi karena tidak dipermasalahkan dan tidak dilaporkan ke polisi, maka tak pernah menjadi besar.

Lalu siapa yang salah sekarang? Mari kita merenung sejenak melepaskan ego mau menang kalah. Sangat tak masuk akal menisbatkan kontroversi yang sekarang sedang berlangsung ini ke saya. Sangat tidak fair. (HR)

SHARE
Comment