Cara Penguasa Menghancurkan Umat Islam Menurut Ustadz Felix Siauw

Cara Penguasa Menghancurkan Umat Islam Menurut Ustadz Felix Siauw

SHARE

Publik-News.com – Ustadz Felix Siauw kembali mengkritik penguasa yang mencoba memecah belah umat Islam. Dia menyayangkan apa yang dilakukan penguasa zaman now tersebut.

Memecah belah umat Islam, kata dia, mirip dengan apa yang pernah dilakukan penjajah. Pada masa penjajahan, kaum imprealis disebutkan, memuji satu kolompok dan menginjak kolompok lainnya.

“Inilah cara penjajah dari dulu menghancurkan kaum Muslim,” tulis Ustadz Felix melalui fanpage facebokknya, Senin (29/1/2018).

Ulasan Ustadz Felix di fanpage Facebooknya tersebut diberi judul “Belah Bambu”. Pada tulisannya itu, dia memaparkan soal Rasulullah dan Khulafaurasyidin yang menyatukan umat dan Islam.

Berikut ulasan Ustadz Felix tersebut selengkapnya.

Belah Bambu

Injak yang satu dan angkat yang lain, inilah cara membelah bambu. Puji-puji dan elus-elus yang satu lalu caci-maki dan pukul yang lain, inilah cara penjajah dari dulu menghancurkan kaum Muslim

Saat penjajah datang ke Nusantara, dia tak banyak, tapi piawai dalam tipudaya, menjadikan Muslim yang satu jadi musuh Muslim yang lain, hingga mereka harus berhadap-hadapan sebelum berhadapan dengan penjajah itu sendiri

Satu dirangkul lalu diberikan hak khusus, diberi lapak istimewa, diberi tempat tinggal yang lebih, diberi gelar tambahan. Sebagai balasannya, dia harus melindungi kepentingan majikannya, harus bersuara paling keras ketika majikannya diganggu

Penjajah itu mengelu-elukan yang satu lalu berkata “Kamu lebih terhormat, kamu lebih tua, kamu lebih senior, kamulah yang pantas, yang lain tidak”. Maka di saat yang sama penjajah itu bukan hanya membuat dukungan pada mereka, tapi perpecahan diantara ummat Muslim

Sama seperti orangtua yang membeda-bedakan perilaku terhadap anak-anaknya. Lalu berkata, “Kakak kamu lebih pintar dari adik, ayah bunda hanya mau mengurus kamu saja, bukan yang lain, karena yang lain hanya anak pungut saja”, efeknya sama, perpecahan, masalah

Bila ada yang meniru cara seperti ini, maka kita sudah tahu, inilah cara penjajah. Darimana dia diinspirasi? Tak ada yang keji mengadu domba diantara manusia kecuali dari syaitan. Begitulah tugasnya syaitan, mengadu domba mereka yang shalat, yang beriman pada Allah
.
“Sesungguhnya setan telah putus asa untuk disembah oleh orang-orang yang salat di jazirah Arab. Akan tetapi, setan mengadu domba antara mereka.” – HR Muslim

Inilah fitnah zaman now, dulu di masa Rasulullah dan Khulafaurrasyidin, mereka menyatukan ummat dengan Islam. Zaman now, penguasa bukan merekatkan diantara ummat, yapi justru jadi asbab pecah belah, cara penjajah, cara syaitan. (PN)

SHARE
Comment