Catat, Sekolah Penuh Lima Hari Mulai Diberlakukan Juli 2017

Catat, Sekolah Penuh Lima Hari Mulai Diberlakukan Juli 2017

SHARE

Publik-News.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan pihaknya sudah mengeluarkan Peraturan Menteri (permen) terkait pemberlakuan sekolah penuh (full day school) selama lima hari. Permen ini sudah terbit sejak 9 juni dan mulai berlaku dibulan Juli mendatang.

Peraturan Menteri ini merupakan turunan dari Peraturan Pemerintah No.19 Tahun 2017 tentang perubahan atas Peraturan Pemerintah No.74 Tahun 2008 tentang Guru.

“Karena setelah 10 tahun lebih berjalan, kriteria penilaian terhadap kinerja guru dianggap belum sesuai dengan di lapangan. Minimum 24 jam tatap muka itu nggak mencerminkan tugas pokok guru secara keseluruhan,” kata Muhadjir di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (13/6/2017).

Menurutnya, tugas guru tidak hanya bertatap muka dengan murid di kelas selama 24 jam.

“Karenanya kita cari alternatif agar lebih longgar, lebih luwes di dalam menilai kinerja guru. Maka kita mengedepankan kinerja guru sebagaimana standar yang berlaku bagi ASN pada umumnya. Sehingga muncul lima hari kerja itu,” ucapnya.

Muhadjir menganggap kebijakan lima hari sekolah dengan alokasi waktu 8 jam sehari tidak menganggu aktivitas siswa di luar sekolah. Menurutnya, ada dua hal yang menjadi fokus kemendikbud, yakni sekolah lima hari dan penguatan karakter siswa.

Muhadjir mengatakan penguatan karakter jangan diartikan lima hari sekolah siswa belajar dalam kelas selama 8 jam sehari, namun ada program di luar itu berupa  kegiatan ko-kulikuler dan ekstra kulikuler.

“Pelaksanaannya tidak harus di sekolah, bisa di luar,” katanya.

Maka itu, kehadiran madrasah dan pesantren menjadi mitra untuk menambah dalam penguatan karakter siswa

“Malah akan jadi mitra sekolah untuk menguatkan program karakter yang berkaitan dengan religiusitas,” kata dia.(Fq)

 

SHARE
Comment