Dalang Di Balik Kriminalisasi Tokoh Penggerak Aksi 313

Dalang Di Balik Kriminalisasi Tokoh Penggerak Aksi 313

SHARE

Sehari sebelum penangkapan Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad al-Khaththath, beredar nama Luhut Binsar Panjaitan dicurigai sebagai aktor yang menyusupkan kelompok radikalis untuk menunggangi aksi damai 313.

Tujuannya agar aksi 313 dibuat anarkis sehingga menjebak pihak Polri untuk menangkap Muhammad al-Khaththath yang merupakan salah satu tokoh GNPF-MUI dengan fitnah makar.

Modus operasi intelijen ilegal tersebut mengusung misi terselubung: “Bela terdakwah penista Al Qur’an, hancurkan ulama dan umat Islam”. Hasilnya kini tokoh Islam kembali dikriminalisasi secara keji.

Untuk memuluskan konspirasi jahat itu, segala cara dilakukan. Mulai dari rekayasa isu dan opini untuk mengadu-domba para tokoh Islam hingga penetrasi elemen terkait dalam demo Aksi Bela Islam.

Forum Syuhada Indonesia (FSI) dituding sebagai elemen bentukan Luhut Panjaitan untuk menjalankan misi penyusupan. Kehadiran FSI ramai diperbincangkan oleh para tokoh GNPF-MUI dan kalangan aktivis Islam.

Dalam Aksi Bela Islam di Gedung DPR RI tanggal 21 Februari 2017, ormas FSI disebut-sebut telah memprovokasi massa umat Islam untuk melakukan tindakan anarkis. Namun manuver FSI berhasil digagalkan oleh Habib Rizieq dan para tokoh GNPF-MUI.

Sejak kejadian itu, FSI mulai dituding dan dicurigai sebagai elemen bertopeng Islam untuk bertujuan melemahkan dan menghancurkan gerakan Aksi Bela Islam yang sangat solid dan super damai.

Dalam aksi 313, tiba-tiba FSI kembali muncul menyebarkan seruan aksi ke Gedung DPR RI. Padahal sejak jauh hari Forum Umat Islam (FUI) telah mengumumkan akan melakukan sholat Jumat bersama dan menggelar aksi damai ke Istana Negara.

Lucunya, FSI sejauh ini terbukti tidak memiliki basis massa yang jelas, hanya belasan orang dan dipimpin oleh oknum yang sama sekali tidak dikenal dikalangan aktivis Islam.

Sudah benar pihak Polri menangkap ketua FSI sebagai tujuan untuk mengantisipasi terjadinya provokasi atas Aksi Bela Islam 313 yang dirancang oleh FUI sebagai aksi damai.

Sebaliknya segera bebaskan Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad al-Khaththath yang dituding hendak melakukan makar.

Jika rezim Jokowi ngotot menahan Al-Khaththath, maka umat Islam makin mencurigai bahwa Luhut Panjaitan adalah dalang di balik konspirasi kriminalisasi ulama.

Oleh: Faizal Assegaf
(Penulis adalah Ketua Progres 98)

SHARE
Comment