Demo 20 Mei, Massa Minta TNI Ambil Alih Kekuasaan

Demo 20 Mei, Massa Minta TNI Ambil Alih Kekuasaan

SHARE

Publik-News.com – Sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan Serikat Rakyat Bersatu (Serbu) menggelar aksi di depan Gedung DPRD Makasar untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), Sabtu (20/5/2017)

Massa mendesak TNI segera mengambiil alih kekuasaan yang dipimpin Jokowi-JK yang dianggap sudah tidak pro terhadap rakyat.

Aksi ini kemudian diwarnai dengan membakar 12 ban bekas di pinggir. Tampak di lokasi Kabag Ops Polrestabes Makassar, AKBP Syamsu Ridwan, pelaksana tugas Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Tri Hambodo dan Kasat Intelkam Polrestabes Makassar, AKBP Kaimuddin untuk mengamankan aksi.

Muhammad Akbar, orator aksi menyampaikan pemerintah saat ini tidak bisa mensejahterakan rakyat, korupsi semakin merajalela dan tenaga kerja asing sudah banyak masuk sehingga pekerja lokal merasa terasing.

“Kebijakan pemerintah saat ini sudah sangat mengancam NKRI olehnya Joko Widodo dan Jusuf Kalla harus segera turun dari tahtanya dan segera TNI mengambil alih kekuasaan untuk menyelamatkan bangsa ini bersih dari KKN,” seru Muhammad Akbar.

Sam Prakosa, salah satu peserta aksi menyuarakan TNI sebagai institusi yang tepat untuk memimpin negeri ini, karena sudah memiliki struktur organisasi yang kuat dan matang,

Massa juga meminta Presiden Jokowi agar pancasila dikembalikan ke UUD 1945 tanpa melalui amandemen. Selain itu, massa meminta agar kasus BLBI, Bank Century, Bus TransJakarta segera diusut.

Pada Pukul 11.00 WITA, polisi akhirnya membubarkan massa. Massa aksi kemudian membubarkan diri dan mengancam akan kembali melakukan aksi pada Pukul 13.00 WITA dengan membawa massa yang lebih banyak. (Fq)

SHARE
Comment