Demokrat Akui Hak Angket Hanya Akan Lemahkan KPK

Demokrat Akui Hak Angket Hanya Akan Lemahkan KPK

SHARE

Publik-News.com – Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Agus Hermanto menegaskan partainya tidak akan mengirimkan perwakilannya untuk menjadi wakil di Panitia Khusus (Pansus) hak angket KPK

Menurutnya, hak angkat sebetulnya akan melemahkan KPK dalam upaya pemberantasan korupsi.

“Sampai saat ini adalah seperti itu (tidak mengirimkan perwakilan). Kita tetap konsisten, tawadu, apa yang menjadi keputusan kita yang pertama kali itu adalah tidak menyetujui pansus hak angket KPK, ujar Agus di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (31/5/2017).
Agus menambahkan, jikan nantinya Pansus Hak agket ini benar-benar terbentuk maka hal itu sebenarnya akan menganggu kinerja KPK. Hal ini, kata dia, yang kemudian menjadi alasan Demokrat menolak hak agket KPK.

“Apabila ada pansus ini bisa saja ini memperlemah KPK. Dalam artian karena KPK sekarang sedang punya PR yang cukup tinggi. Nanti kalau ada pansus dan sering dipanggil ke DPR untuk penyelidikan itu akhirnya bisa mengurangi waktu bekerja KPK,” jelas Agus.
Saat ini sudah ada lima fraksi yang mengirimkan perwakilannya. Menurut Agus, aturan yang mengharuskan seluruh fraksi harus mengirimkan perwakilannya masih jadi perbincangan.

“Kan masih ada 5 partai lagi yang belum kirimkan, kita lihat bagaimana ke depan. Yang jelas didalam tata tertib memang disampaikan bahwa pansus harus terdiri dari seluruh unsur fraksi. Seluruh unsur fraksi ini masih menjadi bahan perdebatan, apakah seluruh harus ada semuanya apakah seluruh ini merupakan suatu hak dari pada fraksi. Ini masih menjadi perbincangan yang cukup tajam,” terang Agus. (Fq)

SHARE
Comment