Dirjen Pajak: Pengampunan Pajak Tidak Bersifat Memaksa

Dirjen Pajak: Pengampunan Pajak Tidak Bersifat Memaksa

SHARE

Publik-News.com – Keresahan masyarakat mengenai tata cara untuk menggunakan hak tex amnesti atau pengampunan pajak sudah menjadi perbincangan hangat ditengah-tengah masyrakat menengah kebawah semenjak dikeluarkanya peraturan ketentuan Pasal 18 ayat (2) UU Nomor 11 Tahun 2016 tentang pengampunan pajak.

Menanggapi hal tesebut Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi meminta kepada masyarakat untuk tidak resah dengan adanya tex amnesti ini, karena menurut Dwijugiasted bahwa pengampunan pajak atau tax amnesty itu merupakan sebuah pilihan dan tidak bersifat memaksa.

“Saya tahu ini mulai ramai diperbincangkan baik di media sosial, media massa dan menjadi viral. Dan dengan adanya isu-isu meresahkan dan tidak menganggap membela rakyat kecil, makanya saya keluarkan perdirjen nomor 11 2016, tentang pengaturan lebih lanjut tentang UU nomor 11,” katanya.

Dwijugiasteadi menambahkan para wajib pajak tidak ada kewajiban untuk menggunakan tex amnisti pajak bisa iya atau tidak karena ini sifatnya tidak memaksa, akan tetapi menurut Dwijugiasteadi para wajib pajak diwajibkan melakukan pembetulan Surat Pemberitahuan (SPT) kepada petugas pajak.

“Apakah masyarakat wajib ikut program tax amnesty? Pada prinsipnya setiap wajib pajak berhak mendapatkan tax amnesty, artinya ini adalah pilihan bagi yang ingin memanfaatkan,” cetusnya.

(Taufik)

SHARE
Comment