Dituduh Minta Harta Koruptor, Johan Budi Membantah

Dituduh Minta Harta Koruptor, Johan Budi Membantah

SHARE

Publik-News.com – Juru Bicara Presiden Jokowi, Johan Budi Sapto Pribowo membantah tudingan Muchtar Effendi yang menyebut dirinya pernah minta jatah harta kepada Muchtar. Saat itu, Johan Budi menjabat sebagai Juru Bicara KPK

“Saya enggak pernah berurusan dengan Muchtar. Kalau ada orang mengaku saya suruh itu, ya kamu cek saja itu siapa namanya,” kata Johan di Jakarta, Rabu 26 Juli 2017.

Dari penuturan Muchtar, ada seseorang yang mengaku suruhan Johan meminta jatah harta dari hasil sitaan.

Johan menganggap tudingan itu tidak masuk akal. Sebab, harta sitaan tidak serta merta bisa diserahkan kepada pihak yang tidak berwenang.

“Enggak bisa dinegosiasi begitu. Itu kan kewenangan ada di penyidik. Apakah harta ini disita atau tidak. Yang kedua, diputuskan itu kan nanti juga diproses di pengadilan. Main deal deal enggak bisa,” jelas Johan.

Menurut Johan, siapapun yang ada di KPK tidak bisa meminta harta sitaan yang bukan wewenangnya.

“Mekanisme kita itu enggak bisa begitu di KPK. Bagaimana bisa dalam proses hukum, siapa pun enggak bisa di KPK seperti itu,” lanjut Johan.

Sebelumnya, dalam Pansus Hak Angket KPK di DPR, Muchtar memberi keterangan ada tiga orang suruhan dari Johan yang menawarkan kesepakatan harta sitaan. Saat itu, muchtar terlibat dalam kasus suap sengketa pilkada di Mahkamah Konstitusi.

“Bertepatan Ramadan 2016, saya didatangi utusan yang membawa nama Johan Budi,” kata Muchtar dalam kesaksiannya di Pansus Angket KPK di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa 25 Juli 2017.

“Dia menawarkan ke saya ‘Pak Muchtar, mumpung ini mau Lebaran, kawan-kawan mau THR. Harta Pak Muchtar bisa kita kembalikan apabila Pak Muchtar mau tanda tangan harta itu dibagi dua’. Dan hak jual diserahkan ke mereka,” ujar orang dekat eks Ketua MK Akil Mochtar itu mencontohkan.(Fq)

 

SHARE
Comment