Home Politik Djan Pasrah Usahanya Bangkrut dan Jenazahnya Tak Disalatkan Gara-Gara Dukung Ahok

Djan Pasrah Usahanya Bangkrut dan Jenazahnya Tak Disalatkan Gara-Gara Dukung Ahok

934

Publik-News.com – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muktamar Jakarta, Djan Faridz  mengaku pasrah dengan pilihan politiknya mendukung Ahok-Djarot. Sebab, banyak hal merugikan yang menimpa dirinya, termasuk usaha proyeknya di BMUN yang banyak dicoret.

“Djan Faridz pengusaha jangan sombong, saya enggak kerja di DKI. Saya kerja di BUMN pegang proyek. Proyek saya gara-gara dukung Ahok dicoret, perbedaan pendapat bikin proyek saya dicoret. Saya ikhlas bantu karena saya berjuang untuk umat Islam,” kata Djan dalam acara Jakarta Bersalawat di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (14/4)

Selain itu, Djan menyampaikan kesiapannya apabila nantinya meninggal dunia, jenazahnya tidak disalatkan gara-gara mendukung terdakwa penista agama di Pilgub DKI

“Saya ikhlas kalau meninggal enggak disalatin. Yang salatin ibu-ibu saja, mau enggak?” ujar Djan

Tidak hanya PPP kubu Djan, PPP kubu Romi juga ikut mendukung Ahok-Djarot di putaran kedua Pilkada DKI. Namun, dari keputusannya ini, mendaptkan penolakan dari kader yang berada di arus bawah.

“Dalam konteks pemilihan daerah di DKI ini maka kebijakan yang bertenggang asas partai itu salah, kami ingin meluruskan pada kader PPP siapapun pemimpin yang di pilih harus yang muslim, jadi PPP seharusnya menerapkan dan memilih pemimpin itu sesuai dengan agamanya, kalau ketuanya Islam ya pilih lah pemimpin Islam,” ujar Majelis tinggi PPP Bachtiar Chamsyah saat melakukan pertemuan para sesepuh dan pengurus DPP PPP dari kubu Romi dan Djan Faridz di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (14/4/2017) siang. (Fq)

Comment