Dokter Tolak Pasien BPJS Karena Riba, Ini Kata MUI

Dokter Tolak Pasien BPJS Karena Riba, Ini Kata MUI

SHARE

Publik-News.com – Masyarakat dibuat resah dengan adanya kabar seorang dokter di RS Permata Pamulang menolak melayani pasien BPJS karena alasan riba.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai tidak sepatutnya seorang dokter melakukan tindakan seperti itu. Karena ia telah diberikan tanggung jawab untuk melayani pasien.
“Sebaiknya dokter itu tak perlu nolak siapapun yang berobat karena menolong orang yang sedang sakit atau butuh bantuan. Dokter dalam sumpahnya membantu orang yang memberikan,” ujar Ketua Komisi Dakwah MUI Cholil Nafis, Jumat (26/5/2017).

Menurutnya, hal yang perlu dibenahi adalah sistem transaksi pembayarannya yang berbasis syariah. Ia mengatakan bank atau asuransi saat ini ada pilihan syariahnya.
“Yang perlu dibenarin proses transaksi BPJS sebagaimana rekomendasi MUI. Operatornya menggunakan akad sesuai syariah artinya ini menjadi evaluasi kepada pemegang kebijakan BPJS dan pemerintah,” kata Cholil.

“BPJS perlu diberi alternatif yang mau dengan syariah. Sebagaimana dengan asuransi dan bank,” lanjutnya.

Sebelumnya, Humas RS Permata Pamulang Anton Setiadi menjelaskan jika sikap dari dokter itu bukanlah mengatasnamakan isntitusinya, melainkan lebih kepada sikap pribadi.
“Itu sebenarnya kan awalnya kan bukan penolakan institusi itu, pasien dateng, gituya, terus hal ini adalah dokter spesialis anak yang diramaikan di internet itu ya mba, setelah melakukan perawatan, konsultasi, curhat biasa tentang hal-hal yang sebenarnya tidak cocok dengan sistem-sistem yang dijadikan tempat diskusi, sebenarnya gitu ya. Si pasien kemudian menyampaikan ini di media sosial dan menjadi viral,” ujar Anton, Rabu (24/5/2017) malam.(Fq)

 

SHARE
Comment