DPR: BPJS Konsepnya Menolong Yang Lemah, Bukan Riba

DPR: BPJS Konsepnya Menolong Yang Lemah, Bukan Riba

SHARE

Publik-News.com – Wakil Ketua Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay menyayangkan sikap dokter di RS Permata Pamulang yang menolak melayani pasien BPJS karena dianggap riba

Menurutnya, BPJS konsepnya adalah membantu masyarakat yang taraf hidupnya menengah ke bawah. Ia menegaskan BPJS tidak termasuk kategori riba.

“BPJS Kesehatan adalah gotong royong. Artinya, orang yang mampu diharapkan dapat membantu orang yang kurang mampu,” kata Saleh saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (27/5/2017).

Ia menjelaskan BPJS ini sudah sesuai dengan perintah Alquran dalam surat Al Maidah ayat 2, yang berbunyi diperintahkan agar setiap orang beriman tolong menolong dalam hal kebaikan dan ketaqwaan.

“Justru program BPJS Kesehatan menjadi wadah yang baik dalam membumikan perintah tolong-menolong tersebut. Lalu, dimana letak riba-nya? Setelah saya renungkan dan pelajari lagi, saya sama sekali belum menemukan aspek riba dalam program BPJS itu,” jelasnya.

Menurutnya, anggaran BPJS kesehatan lebih banyak menggunakan APBN. Pada tahun 2017, anggarannya mencapai Rp 25 triliun.

“Kalau pembiayaan PBI (penerima bantuan iuran) saya kira ini hanya mu’amalah biasa saja. Biaya pengobatan orang sakit dibayarkan oleh negara. Tidak jauh beda dengan orang sakit membayar sendiri. Sulit ditemukan aspek riba di dalamnya,” imbuhnya.(Fq)

 

SHARE