Home Pendidikan DPR Minta Pemerintah Perhatikan Komunitas Bimble Online

DPR Minta Pemerintah Perhatikan Komunitas Bimble Online

Publik-News.com – Anggota DPR RI Sodik Mudjahid menyarankan pengelola komunitas bimbingan belajar online, Generasi Emas Prestasi Tanpa Batas (GEMASTAS) melakukan audiensi terhadap pemerintah, khususnya Direktorat Pendidikan Luar Sekolah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) agar mendapatkan perhatian.

“Perlu melakukan audiensi dengan direktorat pendidikan luar sekolah. Mungkin selama ini kurang komunikasi dengan pemerintah sehingga pemerintah belum memperhatikan,” ujar Sodik saat dihubungi Publik-News,com Sabtu (13/8/2016).

Menurut Sodik, pengelola GEMASTAS harus menjelaskan kepada pemerintah bahwa anggotanya tidak dipungut biaya alias gratis. Juga perlu dijelaskan bahwa anggota yang terhimpun di komunitas Line @UNSMA2016 tersebut beranggotakan sebanyak 44 ribu lebih pelajar dari seluruh Indonesia.

“Kalau kumunikasi kurang baik pemerintah bisa punya pandangan lain terhadap bimbel online itu. Bisa dianggap sebagai ladang bisnis. Makanya saya kira perlu dilakukan komunikasi yang inten untuk mendapatkan perhatian dari pemerintah,” saran Wakil Ketua Komisi VIII itu.

Lebih lanjut, Sodik juga menyarankan agar Tessa Viennie Setyawan sebagai pengelola GEMASTAS menjalin koordinasi dengan pihak sekolah, tempat anggotanya belajar formal. Koordinasi ini untuk menghindari kecemburuan dari pihak guru yang ada di sekolah.

“Mereka juga melakukan kerja sama yang baik dengan sekolah asalnya. Karena ada keluahan dari para guru. “Kami mengajar 3 Tahun memberikan basic-basic tapi ketika lulos ke Perguruan tinggi mereka mengklaim. Memasng iklan segala macamlah. Itulah keresahan dari para guru di sekolah terhadap Bimble ini,” kata Sodik.

Diberitakan sebelumnya, Tessa Viennie Setyawan, pendiri dan admin komunitas GEMASTAS mengaku belum mendapat perhatian dari pemerintah. Namun demikian, Tessa mengaku tidak masalah karena bukan keuntungan yang dia cari.

“Saya sama sekali tidak ada campur tangan dari pakar pendidikan, Kemeneterian, guru-guru. Komunitas ini murni 100 persen yang mengelola saya dan tim admin saya. Semuanya gratis. saya enggak mengambil keuntungan apa-apa. Saya bekerja dengan hati,” katanya

Tessa mengaku menggagas komunis Bimbel online ini semata-mata karena ingin mempersiapkan generasi emas prestasi tanpa batas. Karenanya, kata dia, genarasi muda harus didik, dibina dan fasilitasi agar kelak mereka bisa menata Indonesia ke arah yang lebih baik.

“Karena generasi sekarang generasi emas dimana generasi emas ini kalau dibentuk dan dimbimbing, itu bakal membangun Indonesia lebih baik. Teman-teman kita dari pelosok-pelosok tanah air ini punya prestasi akademis. Jadi prestasi tanpa batas,” katanya.

(Hurri Rauf)

Comment