DPR Minta Pemerintah Pertibangkan Ulang Rencana Naikkan Harga Cukai Rokok

DPR Minta Pemerintah Pertibangkan Ulang Rencana Naikkan Harga Cukai Rokok

SHARE

Publik-News.com – Upaya pemerintah menaikkan harga cukai rokok hanya berorientasi pada peningkatan penerimaan negara. Hal itu dikatakan wakil ketua komisi IX Saleh Partaonan Daulay di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (3/10/2016).

Saleh menghimbau setiap kebijakan pemerintah hendaknya mempertimbangkan sisi sosial serta imbas yang akan ditanggung masyarakat.

“Ada banyak faktor yang mungkin dipertimbangkan pemerintah. Termasuk menghindari dampak meningkatnya pengangguran di sektor industri rokok akibat kenaikan cukai yang memberatkan,” ujar Saleh di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (3/10/2016).

Salh mengatakan kenaikan harga cukai rokok bukan solusi strategis untuk menekan jumlah perokok. Ia menganjurkan pentingnya kampanye anti rokok lebih di gencarkan pada kalangan anak muda. Dengan tujuan, memutus generasi perokok dengan membatasi generasi yang belum terpapar rokok tidak menyentuh benda yang terbuat dari tembakau tersebut.

“Selama ini kampanye pada perokok telah banyak dilakukan. Hasilnya belum memuaskan. Karena itu, perlu adanya upaya keras agar tidak muncul perokok-perokok baru,” ungkapnya.

Politisi PAN ini juga berharap pemerintah tidak hanya melakukan kampanye anti-rokok didalam negeri. Tetapi, kata dia, pemerintah seharusnya membantu industri rokok dalam negeri membuka akses pasar di luar negeri.

“Kalau produksinya untuk dijual di negala lain, tentu tidak masalah. Setidaknya, tidak masalah bagi kita di Indonesia. Yang mengkhawatirkan, produksi semakin banyak tetapi dijual dan dikonsumsi di Indonesia,” pungkasnya. (Ahmad)

SHARE
Comment