DPR Nilai Kemenag Lambat Cabut Izin First Travel

DPR Nilai Kemenag Lambat Cabut Izin First Travel

SHARE

Publik-News.com – Wakil Ketua Komisi VIII DPR Sodik Mujahid mengaku sudah lama mengingatkan Kementerian Agama (Kemenag) agar mencabut izin penyelenggara ibadah haji dan umroh PT First Anugerah Karya Wisata (FirstTravel).

Namun, peringatannya itu tidak mendapatkan respon positif dari Kemenag.

“Saya secara pribadi sudah ribut pada Kemenag soal ini. Saya sudah warning hati-hati travel yang digunakan pola seperti ini. Pola pengumpulan dana yang berujung korban,” kata Sodik Mujahid dalam diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (12/8/2017).

Padahal, Kata Sodik, Firts Travel sudah jelas-jelas melanggar Peraturan Menteri Agama dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) karena menelantarkan jemaah.

“Ketika ada kasus kami langsung ke Kemenag, tapi menteri beralasan kalau dihentikan sekarang nanti bagaimana korbannnya. Padahal sekarang juga izinnya dicabut dan korbannya sudah puluhan ribu,” katanya.

Sodik menyebut persoalan seperti itu bisa diminimalisir jika Kemenag jauh-jauh hari sebelumnya sudah mencabut izin First Travel.

“Ini yang saya menyesalkan kenapa terlambat. Kami himbau Menang melakukan penyuluhan intensif ke masyarakat. Masyarakat jangan terkecoh dengan harga murah,” katanya.

Selain itu, Sodik meminta kepada pihak yang menjadi korban segera melapor ke pihak kepolisian.

“Banyak korban yang tidak berani lapor pada polisi. Polisi pantau jangan menunggu laporan. Segera lakukan tindakan,” tandasnya.(Fq)

 

 

SHARE
Comment