DPRD DKI: Ahok Fokus Urus Kasunya Saja Deh

DPRD DKI: Ahok Fokus Urus Kasunya Saja Deh

SHARE

Publik-News.com – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik angkat bicara soal pernyataan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dengan mengatakan Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) telah dibongkar di bawah kepemimpinan Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono.

Menurut Taufik, tidak ada yang dibongkar, melainkan ini kebijakan DPRD dengan eskekutif mengenai penetapan anggaran yang diajukan.

Sebaiknya, lanjut Taufki, Ahok lebih fokus mengurusi kasusnya yang masih berlangsung sampai sekarang.

“Yang bongkar itu siapa? Pertama saran saya Ahok urus perkaranya aja deh. Kedua, enggak ada yang bongkar loh. Angka ini dari Ahok, kok,” ujar Taufik ketika dihubungi, Senin (26/12/2016).

Diketahui, KUA-PPAS DKI 2017 yang ajukan pemerintah DKI semasa kepemimpinan Ahok sebesar Rp 68,6 triliun. Sedangkan yang diajukan di bawah Sumarsono, naik menjadi Rp 70,28 triliun. Kesepakatan antara DPRD dan pemerintah DKI akhirnya menetapkan anggaran tersebut menjadi Rp 70,19 triliun.

“Penambahan pertama dari yang namanya retribusi rumah susun. Itu kalau enggak dimasukin bagaimana penambahannya? Duitnya diembat dong? Padahal itu kan income,” ujar Taufik.

Penambahan anggaran juga disebabkan karena adanya dana perimbangan dari pusat. Selain itu, karena ada peningkatan pajak di daerah, ada juga penambahan belanja karena naiknya upah minimum dari pekerja.

Taufik menjelaskan, sebelumnya PHL digaji sebesar Rp 3,1 juta sesuai dengan UMP tahun 2016. Sedangkan saat ini naik menjadi Rp 3,3 juta di tahun 2017. Dengan ini, lanjut Taufik, gaji PHL harus disesuaikan dengan UMP 2017

“Orang yang enggak mau (KUA-PPAS) berubah itu orang yang engga memikirkan pekerja. Padahal ada penyesuasian UMP loh,” ujar Taufik. (Fq)

 

SHARE
Comment