Dukung Pengembangan PMI, Sederet Kepala Daerah Dapat Penghargaan dari Wapres JK

Dukung Pengembangan PMI, Sederet Kepala Daerah Dapat Penghargaan dari Wapres JK

SHARE

Publik-News.com – Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla memberikan penghargaan kepada sederet kepala derah yang mendukung pengembangan sukarelawan Palang Merah Indonesia (PMI). Penghargaan tersebut diberikan Wapres JK di sela-sela acara pelaksaan Jumbara Nasional Palang Merah Indonesia (PMI) ke-VIII di Lapangan Perkemahan Tonasa 1 Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan pada Selasa (26/7/2016).

Kesedet kepala daerah yang mendapatkan penghargaan tersebut adalah Gubenur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Gubernur Gorontalo. Kemudian Bupati Malang, Sleman, Pangkep, Direktur Utama Lion Air, Direktur Utama Maspion dan Direktur Semen Tonasa.

Selain itu dilaksanakan pula penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU antara PMI dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan tentang pembinaan dan pengembangan kegiatan kepalangmerahan di satuan pendidikan.

Penandatangan MoU juga dilakukan PMI bersama BNN tentang penyalahgunaan narkoba dalam rangka darurat narkoba di Indonesia utamanya dikalangan remaja.

Saat memberikan sambutan, Wapres JK — sapaan akrab Jusuf Kalla, menyampaikan bahwa Jumbara Nasional PMI ini tidak hanya dihadiri oleh pejabat dalam negeri, tapi juga ada puluhan utusan dari luar negeri.

JK berharap pelaksanaan jumbara ini berjalan dengan baik dengan bergembira. Peserta Jumbara kata JK, peserta mesti memahami prinsip kepalangmerahan serta membantu sesama yang membutuhkan.

“Hubungan internasional penting. Palang Merah itu tidak punya batas, dimana masalah atau bencana bisa dibantu bersama-sama,” ujar JK

Menurut JK, pelaksaan Jumbara ini adalah untuk membangun diri menjadi remaja yang tangguh serta kader bagi kepalangmerahan serta memupuk solidaritas yang tinggi kepada sesama. Dengan demikian, JK mengatakan bahwa pelaksanaan Jumbara ini harus memberikan sesuatu kepada masyarakat dan dikerjakan secara bersama-sama.

“Sebagai rasa solidaritas, saya bersama-sama berpanas-panasan. Sama-sama dingin. Selamat datang ananda disini, berjumpa, berbakti dan bergembira,” katanya.

(Hurri Rauf)

Comment