Dukungan Kepada Pemerintah Soal Perppu Ormas Terus Mengalir

Dukungan Kepada Pemerintah Soal Perppu Ormas Terus Mengalir

SHARE

Publik-News.com – Dukungan kepada pemerintah terkait Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan yang diterbitkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus mengalir.

Kali ini, misalnya, dukungan kepada pemerintah datang dari aktivis dan Presidium Gerakan Mahasiswa. Presidium Gerakan Mahasiswa Indonesia Yusuf Aryadi, mengatakan Perppu ormas harus disambut positif oleh semua kalangan masyarakat.

“Perppu Ormas sudah disampaikan Presiden Jokowin, kami lihat sangat baik untuk menjaga persatuan dan kesatuan,” ujar Yusuf melalui siadan persnya, Minggu (08/10/2017).

Yusuf mengatakan Perppu tentang Ormas sebagai komitmen kebangsaan bersama yang sudah dicetukan dari awal Bangsa Indonesia sehingga perlu dilestarikan sesuai Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Yusuf menuturkan Perppu itu mengatur ormas yang tidak sesuai Pancasila dan UUD 1945 untuk diberikan sanksi secara tegas.

Mahasiswa Univ. Muhamadiyah Prof. Hamka itu juga mencontohkan ormas Gafatar dan HTI adalah salah satu ormas yang ingin merubah dasar negara sehingga wajar jika pemerintah bertindak tegas dengan membubarkan ormas-ormas tersebut sehingga jangan mencirikan pemerintahan sebagai pemerintah yang otoriter dengan membatasi hak seseorang untuk berserikat atau berkumpul.

“Gafatar dan HTI itukan ormas-ormas yang bertujuan ingin merubah dasar negara menjadi yang mereka inginkan dan itu sangat berbahaya jika terjadi kita bisa perang saudara. Pemerintah sudah bertindak tegas dan ini harus kita dukung,” jelasnya.

Ia juga membantah pandangan sejumlah kalangan terkait penerbitan Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas yang dianggap anti-Islam. “Saya kira bukan anti-Islam tapi Perppu-nya mengatur ormas yang anti-Pancasila,” tuturnya.

“Mari kita berfikir jernih dan bijak menyikapi perppu ormas itu, jangan mau terprovokasi dengan kelompo-kelompok yang selalu membuat gaduh negara kita dengan cara unjuk rasa secata terus menerus karena dapat mengganggu stabilitas negara kita,” tutup Yusuf. (PN)

SHARE
Comment