Home Politik Dukungan Ulama se-Indonesia Menguat kepada Jokowi-Airlangga

Dukungan Ulama se-Indonesia Menguat kepada Jokowi-Airlangga

124

Publik-News.com – Dukungan alim ulama kepada Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menjadi cawapres Joko Widodo (Jokowi) terus mengalir menjelang penutupan pendaftaran pasangan capres-cawapres ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Pada Selasa (7/8/2018) malam, misalnya, ada alim ulama se-Indonesia yang tergabung dalam Ikhwanul Muballighin mendeklarasikan dukungan kepada Jokowi dan Airlangga di Kawasan Pecenongan Jakarta Pusat. Ada juga pemberian petisi pada acara ini.

Dalam petisi itu, selain mendukung Jokowi menjadi presiden 2 periode, Ikhwanul Muballighin juga memberikan dukungan kepada Airlangga mendampingi Jokowi untuk menjadi cawapres.

“Siap berjuang dan memenangkan Pilpres 2019 di bawah kepemimpinan Bapak Jokowi dan merekomendasikan bapak Airlangga Hartarto sebagai pendamping Jokowi pada pilpres 2019-2024,” kata Perwakilan DPP Ikhwanul Mubalighin seluruh Indonesia, K.H Munawir Kamaluddin

Sebelum mendeklarasikan dukungan kepada Jokowi-Airlangga, Ikhwanul Muballighin sudah melakukan kajian secara matang dan mendalam. Misalnya, Ikhwanul Muballighin mengkaji sosok Airlangga untuk menjadi cawapres Jokowoli.

“Kapasitas dan kapabilitas serta visi misi Airlangga Hartarto dalam penguasaan dan pengendalian ekonomi dibutuhkan dalam mengatasi ekonomi nasional. Ketiga, kedekatan Airlangga Hartarto dengan ormas keagamaan serta aktifis kampus menjadi modal utuh gerakan modal nasional,” ujarnya

Alasan lainnya yang menjadi faktor Ikhwanul Muballighin memilih Airlangga adalah karena Airlangga memiliki hubungan yang harmonis dengan partai-partai Tanah Air.

Airlangga dianggap mampu menjadi perekat persatuan Organisasi Sosial Politik di seluruh Indonesia, sehingga identitas politik lebih menjanjikan pada 2019-2024.

“Dan yang terakhir, kesantunan dan kewibawaan politik Airlangga Hartarto, serta jiwa nasionalisme yang beliau miliki sejalan dan melengkapi pimpinan bapak Jokowi pada periode kedua 2019-2024,” ujarnya.(PN)

Comment