Eka Sastra Dorong Penguatan Kewenangan KPPU

Eka Sastra Dorong Penguatan Kewenangan KPPU

SHARE

Publik-News.com – Rancangan Undang-Undang tentang Larangan Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, sedang dibahas DPR RI. Anggota Komisi VI DPR RI Eka Sastra mendorong penguatan kewenangan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melalui RUU tersebut

Menurut Eka, penguatan kelembagaan KPPU baik kewengan maupun anggaran agar terjadi harmoni harga-harga barang kebutuhan pokok yang kerap membani masyarakat belakangan ini. Eka mengatakan, Ketidakseimbangan harga selama ini karena ada kartel, mafia, sehingga terjadi monopoli

“Dan mereka ini yang menentukan harga, yang jauh lebih mahal dari harga seharusnya. Misalnya daging sapi yang seharusnya Rp 70 ribu dijual sampai Rp 120 ribu/Kg, minyak goreng Rp 6.000,- dijual Rp 9.000, juga gula Rp 6.000 dijual Rp 14.000,-,” ujar Eka.

Politisi dari Fraksi Golkar ini kemudian mendorong agar KPPU diperkuat. Sebab, kalau untungnya Rp4.000,- untuk kebutuhan 5 juta Kg gula pertahun, maka akan beruntung sampai Rp 20 triliun.

Eka mencontohkan KPPU Amerika Serikat. Lemabaga yang berada di negeri paman sam tersebut, lanjut Eka, posisinya cukup terhormat karena memiliki kewenangan untuk melakukan harmonisasi harga.

Terkait adanya praktek harga tidak sehat, Eka menyebutkan bahwa UU denda harus diperberat bukan saja Rp 25 miliar, melainkan harus lebih berat lagi. Saat ini justru ada upaya untuk memperlemah KPPU, karena KPPU sudah bisa masuk komoditi nasional. Seperti gula, terigu, beras, daging, dan lain-lain.

“Kalau KPPU kuat, maka akan menjadi inovatif, kreatif, dan masyarakat akan menikmati harga murah. Terlebih pendapatan masyarakat sebanyak 80 % adalah untuk kebutuhan pangan,” pungkasnya.

(Taufik)

SHARE
Comment