Eks Komisioner KPU Minta Pembahasan RUU Pemilu Divoting

Eks Komisioner KPU Minta Pembahasan RUU Pemilu Divoting

SHARE

Publik-News.com – Mantan Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay ikut berkomentar terkait sidang paripurna pengambilan keputusan RUU pemilu hari ini. Menurutnya, voting menjadi jalan terbaik bagi DPR agar pembahasan RUU Pemilu segera rampung.

“Saya kira DPR dan pemerintah harus bisa menyelesaikan. Jangan sampai tertunda lagi karena ini (UU Pemilu) sangat dibutuhkan untuk penyelenggara pemilu. Jangan juga kemudian melihat voting sebagai suatu yang buruk. Kan sudah diatur, jika musyawarah mufakat tidak bisa dilakukan maka bisa melakukan voting,” ujar Hadar, Rabu (19/7/2017).

Menurutnya, pembahasan secara musyawarah akan menjadi sia-sia. Sebab, bakal ada fraksi lain yang menyampaikan pandangan berbeda sehingga nantinya dimungkinkan pembahasan RUU Pemilu kembali alot.

“Yang terjadi kan sebenarnya masing-masing ngotot dengan posisi masing-masing. Musyawarah mufakat dijadikan alasan untuk bisa mempertahankan posisi masing-masing. Saya khawatir itu yang akan terjadi dan tidak akan kelar,” imbuhnya.

Disamping itu, proses pengambilan voting apabila benar-benar menjadi opsi yang diambil DPR, ia meminta hal itu harus dilakukan secara transparan.

“Kalau voting harus yang terbuka sehingga kita bisa ada catatan. Masing-masing wakil rakyat itu mengambil kebijakan yang mana. Itu yang penting. Kita tidak bisa mengontrol penuh keputusan seperti yang kita mau, tapi kita punya catatan mereka memilih apa,” jelas Hadar.(Fq)

 

SHARE
Comment