Eksepsi Buni Yani: Dakwaan Jaksa Muncul Tiba-tiba

Eksepsi Buni Yani: Dakwaan Jaksa Muncul Tiba-tiba

SHARE

Publik-News.com – Dalam pembacaan eksepsinya, Buni Yani menyinggung perihal dakwaan Jaksa Penuntut Umum yang secara tiba-tiba mendakwanya dengan Pasal 32 ayat (1) UU ITE. Sebab, pasal tersebut muncul jelang persidangan.

Kuasan hukum Buni Yani menjelaskan pasal itu muncul dalam dakwaan ke satu. Dakwaan ini dinilai tidak jelas atau absurd.

“Penyusunan surat dakwaan tidak sesuai KUHAP. Mendakwakan pasal yang tidak pernah didakwakan, muncul tiba-tiba,” ujar salah seorang anggota penasehat hukum Buni Yani, Hairullah M Nur saat membacakan eksepsi dalam persidangan di gedung arsip, Jalan Seram, Kota Bandung, Jabar, Selasa (20/6/2017).

Ia mengatakan sejak pelaporan hingga jadi tersangka, Buni Yani hanya disangka pasal Pasal 28 ayat (2) UU nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Buni Yani tetap disangka dengan pasal itu saat pelimpahan berkas perkara dari penyidik Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok hingga pelimpahan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar.

“Setelah diteliti, timbul Pasal simsalabim yaitu Pasal 32 ayat (1) yang didakwakan terhadap terdakwa. Faktanya yang mana terdakwa belum pernah penyidikan terkait pasal itu,” katanya.

Maka itu, dakwaan jaksa ini perlu dikaji ulang karena hal itu tidak berdasarkan dari isi berkas perkara.

“Karena di isi (berkas perkara) tidak memuat hal itu. Sehingga patut dipertanyakan pasal simsalabim dimasukan ke surat dakwaan kesatu. Maka itu tidak dapat diterima,” kata dia. (Fq)

 

 

SHARE