Fahri Hamzah: Tidak Adil Jika 14 Rumah Sakit Pengguna Vaksin Palsu Ditutup

Fahri Hamzah: Tidak Adil Jika 14 Rumah Sakit Pengguna Vaksin Palsu Ditutup

SHARE

PublikNews.com – Sebanyak 14 Rumah Sakit yang dianggap menggunakan vaksin palsu. Namun demikian, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah meminta agar belasan rumah sakit yang menggunakan vaksin palsu tersebut tak ditutup oleh pemerintah.

“Jangan RS dikorbankan, menurut saya tidak fair,” ujar Fahri kepada wartawan di kompleks gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (18/7).

Menurut Fahri, adalah tak adil bagi fasilitas kesehatan jika pemerintah mengambil langkah penutupan. Sebab, lanjut Fahri, pemberian fasilitas kesehatan kepada anak belum tentu menjadi kesengajaan dari pihak rumah sakit. Dikatakannya, bisa saja Rumah Sakit kebobolan karena atas pihak rumah sakit tidak melakukan pengawasan secara ketat.

“Membubarkan RS kan konsekuensinya besar. Pemerintah seharusnya nyalahin diri dulu jangan mengorbankan pelayanan publik. Fungsi pengawasannya mampet dimana sehingga enggak jalan? Harusnya investigasi terhadap pengawasan ini membuka dimana permainannya,” katanya.

Berikut 14 rumah sakit yang menggunakan vaksin palsu seperti dikatakan Menteri Kesehatan Nila Moeloek belum lama ini:

1. DR Sander, Cikarang
2. Bhakti Husada, Terminal Cikarang
3. Sentral Medika, Jalan Industri Pasir Gombong
4. RSIA Puspa Husada
5. Karya Medika, Tambun
6. Kartika Husada, Jalan MT Haryono Setu, Bekasi
7. Sayang Bunda, Pondok Ungu, Bekasi
8. Multazam, Bekasi
9. Permata, Bekasi
10. RSIA Gizar, Villa Mutiara Cikarang
11. Harapan Bunda, Kramat Jati, Jakarta Timur
12. Elisabeth, Narogong, Bekasi
13. Hosana, Lippo Cikarang
14. Hosana, Bekasi, Jalan Pramuka

(Hurri Rauf)

SHARE
Comment