Fahri: Kasus e-KTP Isinya Bohong Semua!

Fahri: Kasus e-KTP Isinya Bohong Semua!

SHARE

Publik-News.com – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan pengguliran hak angket KPK bukan semata-mata karena ada kasus e-KTP. Fahri justru menganggap jika kasus e-KTP yang dimunculkan KPK ini hanyalah subuah permainan beberapa orang.

“Jadi gini loh, percaya, kasus e-KTP itu omong kosong. Permainannya Nazaruddin sama Novel, dan Agus Rahardjo. Udah percaya, bohong semua ini masa ada rugi Rp 2,3 triliun, dari mana ruginya,” ujar Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/7/2017).

Maka itu, dengan adanya pansus angket ini kata Fahri, bisa mengevaluasi kewenangan KPK supaya tidak ada tumpang tindih. Bentuk evaluasinya seperti apa, Fahri tidak menyebutkan secara rinci.

“Yang penting dievaluasi dulu, presiden mengumumkan kepada publik bahwa presiden mau melanjutkan evaluasi yang sudah dilakukan terhadap 10 lembaga semi negara yang dibubarkan tanggal 15 Desember 2014 lalu. Kita nunggu di DPR,” jelas Fahri.

Fahri mengaku DPR nantinya dapat menerima jika dalam evaluasi itu tidak ada kesalahan dalam tubuh KPK.

“Itu hasil evaluasi, silakan saja itu bagian evaluasi bersama. Maka itu menurut saya harus ada integrasi, pertama saya ingin agar kita memberikan kewenangan kepada BPK sebagai auditor tertinggi di negara ini untuk kerugian negara,” terang Fahri.

“Untuk KPK udah ada angket (untuk mengevaluasi). Kasihlah ruang positif kepada angket karena angket kan lembaga resmi konstitusi,” tuturnya.(Fq)

SHARE
Comment