Fahri Marah-Marah, Jokowi Jangan Jadikan DPR Tumbal Soal Revisi UU KPK

Fahri Marah-Marah, Jokowi Jangan Jadikan DPR Tumbal Soal Revisi UU KPK

SHARE

Publik-News.com – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menegaskan Revisi UU KPK jangan selalu dibebankan kepada DPR. Fahri meminta Presiden Jokowi untuk menjawabnya ketika ada yang menanyakan kelanjutan soal revisi tersebut.

“Tanya Pak Jokowi ya. Mau revisi apa nggak,” kata Fahri, yang awalnya menjawab pertanyaan wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (15/3/2017).

Ketika ditanya keseriusan DPR merivisi UU KPK dengan melakukan sosialiasi di kampus-kampus, dengan nada emosi Fahri kembali menegaskan bahwa hal itu agar ditanyakan ke Jokowi.

“Nggak, tanya dulu, kalau nggak ya nggak, sudah, tutup buku dong! Jangan dikembang-kembangkan. Kalau pemerintah nggak mau (revisi), tutup buku dong,” ucap Fahri.

Masih dengan nada tinggi, Fahri meminta perosalan revisi UU KPK, Jokowi jangan jadikan DPR yang menanggung semuanya. Sebab, kata Fahri, usulan revisi UU itu berasal dari pemerintah

“Pemerintah mau nggak revisi? Kalau nggak, tutup buku! Ini kan pemerintahnya mau apa tidak. Kan sudah 3 kali rapat konsultasi, maju-mundur, maju-mundur, nggak maunya kan pemerintah di ujung, ya tutup. Keluarkan dari Prolegnas. Jangan yang kena DPR terus, gimana! ujarnya.

“Tanya Istana. PDIP partai penguasa, Jokowi itu PDIP, tanya!” tutupnya. (Fq)

 

SHARE
Comment