Home Hukum Fahri Minta Jokowi Tanggung Jawab Pejabat Kena OTT Makin Banyak

Fahri Minta Jokowi Tanggung Jawab Pejabat Kena OTT Makin Banyak

Publik-News.com – Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah mengaku akan menunggu respon dari Presiden Jokowi terkait rapat konsultasi yang diinginkan oleh Pansus Hak Angket DPR untuk KPK.

Fahri menyebut jika nantinya Jokowi tidak mau menanggapi, mau tidak mau Jokowi harus bertanggung jawab dengan maraknya OTT yang dilakukan KPK.

“Kalau presiden menganggap pemberantasan korupsi bukan urusan dia, ya ngapain jadi presiden. Terus pemberantasan korupsi urusan siapa dong? Urusan Johan Budi? Febri Diansyah? Enak aja. Ini korupsi masalah besar. Tiap hari orang ditangkap masa presiden tak mau tanggung jawab,” kata Fahri di Gedung DPR, Selasa (19/9/2017).

Menurut Fahri, Jokowi harus bisa menghargai kinerja pansus selama ini. Jangan mentang-mentang punya kekuasaan semuanya dibiarkan.

“Jangan mentang-mentang semua partai sudah kena pegang, jangan dong,” ujarnya.

Fahri meminta Jokowi menyiapkan langkah yang konkret terkait pemberantasan korupsi. Sebab, koruptor semakin banyak dengan adanya OTT yang dilakukan KPK.

“Kalau dia bilang semakin sedikit oh begitu. Kalau dia bilang semakin banyak, berarti di zaman bapak jadi presiden korupsi semakin banyak pak? Kan pertanyaannya begitu. Kalau jawabannya oh gak apa-apa bagus, kan enggak bisa begitu. Harus jawaban konkret dong, ini korupsi makin banyak apa sedikit? Kalau makin banyak presiden ikut bertanggungjawab atau tidak,” jelas dia.

“Kalau ada ternak aja kekurangan air tanggungjawab presiden,” imbuhnya. (Fq)

 

 

Comment