Ferry Minta Rini Terapkan Good Corporate Governance

Ferry Minta Rini Terapkan Good Corporate Governance

SHARE

Publik-News.com – Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Ferry Juliantono meminta Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menerapkan Good Corporate Governance terhadap BUMN menyusul masih banyaknya BUMN yang mengalami kerugian hingga trilyunan.

“Elitnya harus diganti,” tegas Ferry dalam Diskusi Publik “BUMN Rugi: Salah urus atau salah pilih?” di Wisma Mas Isman pada Rabu (27/9/2017).

Ferry mengatakan, berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN sudah disebutkan bahwa fungsi BUMN salah satunya adalah mengejar keuntungan. Sedangkan Menteri BUMN memiliki tugas melakukan pembinaan terhadap BUMN.

“Jadi kalau masih ada BUMN yang mengalami kerugian maka ini menandakan ada yang salah,” kata Ferry.

Ferry mengakui memang ada sejumlah BUMN yang memiliki kinerja yang kinclong. Namun semestinya Kementerian BUMN tidak boleh mentolerir adanya BUMN yang rugi. Mengapa? Karena modal BUMN berasal dari penyertaan modal negara yang bersumber dari APBN yang jelas-jelas merupakan uang rakyat. “BUMN tidak boleh rugi. Harus untung sehingga dapat memberikan kontribusi kepada kas negara,” kata Ferry.

Adapun 24 BUMN rugi adalah sebagai berikut.

1. PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero).

2. Perum Bulog.

3. PT Berdikari (Persero)

4. PT Indofarma (Persero) Tbk

5. PT Energy Management Indonesia (Persero)

6. PT Hotel Indonesia Natour (Persero)

7. PT Pos Indonesia (Persero)

8. Perum PFN

9. PT Aneka Tambang (Persero) Tbk

10. PT Balai Pustaka (Persero)

11. PT PAL Indonesia (Persero)

12. PT Dok dan Perkapalan Surabaya (Persero)

13. PT Krakatau Steel (Persero) Tbk

14. PT Boma Bisma Indra (Persero)

15. PT INTI (Persero)

16. PT Dirgantara Indonesia (Persero)

17. PT Amarta Karya (Persero)

18. PT PDI Pulau Batam (Persero)

19. Perum Damri

20. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk

21. PT Danareksa (Persero)

22. PT Pengembangan Armada Niaga Nasional (Persero)

23. PT Iglas (Persero)

24. PT Istaka Karya (Persero). (TK).

SHARE
Comment