FKUB Gelar Pertemuan di Banten

FKUB Gelar Pertemuan di Banten

SHARE

Publik-News.com – Silatuhrahmi” antaragama untuk membangun silatuhrahmi agar kondusif dan damaiakan digelar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.Kegiatan silatuhrahmi itu sangat sinergis dalam membangun kerukunan hidup berbangsa dan bernegara.

Menurut Ketua FKUB Kabupaten Lebak KH Baijuri di Lebak, Sabtu (3/9) Forum ini selalu menggelar pertemuan rutin dan dialog setiap bulan. Selama ini, toleransi dan hubungan antaragama melalui silatuhrahmi antaragama berjalan baik.

Hingga kini masyarakat di wilayah Kabupaten Lebak yang relegius penganut agama Islam tentu melindungi kaum minoritas sehingga terjalin dengan kedamaian.

Pandangan ajaran Islam dalam toleransi kerukunan antaragama sudah dijelaskan nash Alquran “lakum dinukum waliyadin”.Masyarakat Kabupaten Lebak menerima Kebhinekaan Tunggal Ika dengan perbedaan agama, suku, budaya dan bahasa.

Karena itu, hingga kini wilayah Kabupaten Lebak terjaga dari konflik antarumat beragama. “Kami mencintai kedamaian juga saling hormat menghormati dengan sesama umat manusia,” imbuhnya.

Sementara itu, Romo Andre dari Gereja Katolik Paroki Santa Maria Tak Bernoda Rangkasbitung mengajak umat Katolik mencintai kedamaian, kerukunan serta toleransi antaragama.

Melalui wadah FKUB Romo Andre mengapresiasi kerukunan umat beragama di Kabupaten Lebak yang berjalan dengan baik tanpa perpecahan, melalui wadah FKUB. Dia mengaku kerap mendatangi rumah-rumah kiyai di wilayah banten juga menjalin silatuhrahmi. Baginya semua agama mengajarkan dengan kebaikkan dan kedamaian.

Romo Andre menuturkan bahwa “Perbuatan kedamaian dan kebaikan juga merupakan ajaran umat Katolik yang harus dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat,”

SHARE
Comment