Gaduh Karena Viktor, Jokowi dan SBY Diminta Bertemu

Gaduh Karena Viktor, Jokowi dan SBY Diminta Bertemu

SHARE

Publik-News.com – Presiden Jokowi disarankan melakukan pertemuan dengan mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Mengingat, adanya pidato politisi Nasdem, Victor Laiskodat dengan menyebut Demokrat sebagai salah satu partai intoleran dan pendukung khilafah.

“Mengingat Jokowi adalah presiden terpilih yang menggantikan posisi SBY, seperti ibarat pertemuan Obama dan Trump di Amerika Serikat. Setiap ada persoalan kebangsaan yang serius, mereka bertemu,” ujar Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago, di Jakarta, Sabtu (5/8/2017).

Menurut Pangi, masyarakat tentu tidak ingin suasana kesejukan terganggu dengan pernyataan kontrovesial dari Viktor. Maka itu, adanya pertemuan itu penting untuk menyatukan perbedaan sudut pandang dari berbagai perspektif.

“Karena terkadang dalam kondisi bangsa dan negara seperti ini, dari pertemuan suasana makan yang hangat dan bersahabat, bisa memunculkan solusi atau jalan tengah untuk mengurai problem fundamental yang sedang dihadapi bangsa,” papar dia.

SBY sebelumnya bertemu dengan Jokowi untuk mengklarifikasi sejumlah tuduhan kepada partainya. Yakni berkaitan dengan tuduhan mendanai aksi 411, inisiasi gerakan makar dan rencana pengeboman di Istana Merdeka.

Namun demikian, kata Pangi, pertemuan untuk yang keduakalinya nanti diarapkan bisa menjernihkan kehidupan bangsa serta tidak ada lagi Viktor-viktor lainnya.(Fq)

SHARE
Comment